Ada Banjir di Depan, Terobos Saja atau Putar Balik?

Ditulis oleh : Farah Diba Agustine

15 October 2019

Ada Banjir di Depan, Terobos Saja atau Putar Balik?

momobil.id – Genangan air setinggi mata kaki yang menutup jalan tentu bukan masalah ketika ada mobil ingin melintasinya. Genangan air tersebut baru menjadi masalah bagi kebanyakan mobil jika sudah setinggi pinggang orang dewasa. Pengemudi mobil, baik mobil matic atau manual, kebanyakan memilih memutar jalan ketimbang nekat melibas jalan yang terendam banjir cukup tinggi.

Keputusan memutar jalan bukan hal yang salah. Apalagi jika posisi air intake di mobil tersebut tidak cukup tinggi. Jika memutuskan ingin tetap melintasi jalanan yang terendam banjir, pengemudi harus memastikan seberapa tinggi posisi air intake mobilnya lantaran fungsi air intake adalah menyedot udara yang nantinya akan dicampurkan dengan bahan bakar agar terjadi pembakaran yang sempurna.

Air intake yang kemasukan air berpotensi mengalami water hammer, yaitu mesin mati medadak karena adanya cairan yang masuk ke ruang pembakaran. Bahkan kelistrikan mobil juga bisa ikut korslet. Jika mencoba menghidupkan lagi, komponen listrik bisa semakin rusak

Jika belum tahu posisi air intake mobil, barometer alternatifnya adalah dengan mengamati tinggi air pada ban kendaraan lain. Batas minimal terendamnya adalah tiga perempat ban. Jika seluruh ban terendam air, lebih baik tidak melewati rute tersebut.

Sebenarnya, setengah ban terendam pun sudah tidak baik karena saat mobil melibas genangan air, akan tercipta gelombang air yang lumayan tinggi dan akhirnya dapat masuk ke ruang pembakaran.

Selain itu, masih banyak juga yang berpatokan pada lubang knalpot. Perlu diketahui bahwa saat mesin sedang bekerja, kompresi gas buang bisa saja menendang balik air masuk ke knalpot yang nantinya bisa masuk juga ke ruang mesin dan lagi-lagi akan menyebabkan mogok.

Namun sumber lain mengatakan knalpot masih bisa menjadi patokan asalkan pengemudi dapat mempertahankan rpmnya, yaitu 2.000 rpm agar knalpot tidak kemasukkan air. Sedangkan gigi yang digunakan juga yang paling rendah gigi 1 untuk transmisi manual dan L untuk mobil transmisi matic ketika sedang menerobos banjir.

Sumber gambar: Motor1

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas