Agar Tidak Panik, Simak Tips Berkendara di Tanjakan untuk Mobil Manual

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 30 June 2020

Agar Tidak Panik, Simak Tips Berkendara di Tanjakan untuk Mobil Manual

momobil.id – Salah satu tips yang perlu diketahui pengemudi yakni ketika berkendara di tanjakan lantaran situasi seperti ini sering ditemui saat bepergian menggunakan mobil. Bagi pengemudi pemula, jalan menanjak plus kondisi lalu-lintas yang padat mungkin akan menjadi tantangan tersendiri karena belum terbiasa.

Sebenarnya, ada beberapa tips berkendara di tanjakan yang bisa dicoba oleh pengemudi pemula. Sebelum mencoba tips ini, upayakan tetap tenang ketika berada di tanjakan dan fokus memperhatikan kondisi jalan yang akan dilalui. Tanpa berpanjang lebar lagi, berikut tips dan teknik yang cukup efektif ketika berkendara melewati tanjakan.

Gunakan gigi 1 dan 2

Salah satu cara salah yang sampai sekarang masih dilakukan oleh para pengemudi adalah selalu menggunakan kopling setengah atau kopling menggantung ketika menemui jalur menanjak. Memang cara ini bisa dilakukan, tetapi akan membuat kopling akan cepat panas, bahkan bisa sampai jebol. Jadi cara paling efektif ketika menemui jalur menanjak adalah dengan menggunakan gigi 1 dan gigi 2. Gunakan gigi 1 ketika tanjakan benar-benar curam dan gigi 2 untuk tanjakan yang cukup landai.

Gunakan rem tangan ketika berhenti

Seperti dijelaskan di poin pertama, kombinasi gigi 1 dan gigi 2 ketika bertemu jalanan menanjak menjadi solusi yang efektif. Selain itu, pengemudi juga bisa menggunakan rem tangan sebagai pengganti kopling. Khususnya ketika mobil berhenti, pengemudi bisa langsung menarik rem tangan agar mobil tidak turun. Ketika mobil mulai berjalan, lepaskan rem tangan secara perlahan-lahan dengan diikuti melepaskan kopling. Sedangkan kaki yang lain menekan pedal gas untuk bergerak maju. Cara ini memang akan sulit dilakukan untuk para pengemudi pemula. Jadi, pengemudi pemula bisa latihan terlebih dahulu di tanjakan yang tidak terlalu ramai.

Rem kaki untuk tanjakan landai

Jika menemukan tanjakan yang tidak terlalu tinggi, bisa menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling untuk berjalan. Cara yang dilakukan adalah tekan pedal rem ketika berhenti, lalu netralkan posisi persneling. Ketika mulai berjalan, lepaskan pedal rem secara perlahan-lahan dengan melepaskan pedal kopling. Mobil akan bergetar dan maju secara perlahan-lahan. Untuk itulah cara ini hanya akan berfungsi pada tanjakan yang tidak terlalu tinggi.

Baca juga: Kaki-kaki Mobil Mulai Terasa Tak Nyaman? Coba Cek Komponen Ini

Adapun bagi pengguna mobil matic, pengemudi bisa memperhatikan jenis persnelingnya apakah ada D1, D2, D3, atau hanya D atau L saja. Lambang tersebut akan berguna ketika pengemudi melewati tanjakan. Gunakan D1 atau D2 dan lambang L ketika memasuki jalan tanjakan. Karena mobil matic tidak memiliki kopling, pengemudi cukup memainkan rem tangan atau rem kaki saja.

Sumber gambar: Shutterstock


Kembali ke atas