Alasan Mengapa Harus Rutin Mengecek dan Ganti Minyak Rem Mobil

Ditulis oleh : redaksi | 8 August 2020

Alasan Mengapa Harus Rutin Mengecek dan Ganti Minyak Rem Mobil

momobil.id – Mobil butuh minyak rem untuk bisa menjaga mesin tetap dalam kontrol saat berkendara. Sayangnya, tidak semua pengendara mobil paham betul kapan waktu yang tepat untuk ganti minyak rem mobil.

Secara umum, kualitas minyak rem akan turun setelah tiga tahun pemakaian saat titik didih minyak rem turun pada titik yang cukup berbahaya. Hal ini bisa terjadi karena adanya kontaminasi uap air di dalam minyak rem dapat mengganggu kinerja sistem rem, seperti pada teknik pengereman mobil yang baik di turunan tajam.

Artikel kali ini akan membahas alasan mengapa harus secara rutin mengecek minyak rem dan kapan waktu yang tepat untuk ganti minyak rem mobil.

Baca juga: Ciri-ciri Tali Rem Tangan Bermasalah, Sewaktu-waktu Bisa Putus

Mengapa harus rutin mengganti minyak rem?

Ahli otomotif merekomendasikan untuk melakukan penggantian minyak rem satu tahun atau dua tahun sekali. Selama masa tersebut, minyak rem biasanya akan mulai menyerap uap air sejak pertama minyak rem masuk ke dalam sistem rem.

Minyak rem dapat menyerap uap air melalui pori-pori selang rem, melalui celah seal rem dari udara terbuka saat tutup tabung master cylinder rem dibuka. Minyak rem inilah yang perlu diganti karena untuk perawatan serta agar performa pengereman tetap baik.

Saat mengganti minyak rem lama, otomatis akan membuang air dan kotoran dari sistem pengereman karena kandungan air yang diserapnya bisa menyebabkan karat pada kaliper dan piston rem.

Minyak rem menjaga sistem rem bekerja optimal

Mengganti minyak rem dengan yang baru akan membuat sistem rem kembali bekerja secara optimal, sehingga aman untuk pengereman berat. Umumnya, uap air masuk ke minyak rem pada kemasan yang terbuka. Anda harus ingat bahwa minyak rem mampu menyerap uap air dari lingkungan karena kelembaban di wilayah tropis mencapai lebih dari 60 persen. Itulah sebabnya, mengapa harus selalu menjaga kemasan minyak rem tertutup rapat jika akan disimpan dalam waktu yang lama.

Dengan menjaga kondisi minyak rem tetap terjaga, potensi mengeluarkan biaya perbaikan tentu lebih sedikit dibandingkan harus mengganti biaya komponen sistem rem yang rusak akibat berkarat.(Dwi Septi)


Kembali ke atas