Alasan Suzuki Jimny Tak Lagi Diproduksi di Inggris

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 18 July 2020

Alasan Suzuki Jimny Tak Lagi Diproduksi di Inggris

momobil.id – Di Indonesia, Suzuki Jimny merupakan produk yang sangat diminati, terbukti dari panjangnya antrian untuk mendapatkan mobil legendaris tersebut. Namun nasib Suzuki Jimny di Inggris ternyata berbeda dengan di Indonesia. Mobil tersebut dikabarkan harus berhenti produksi di Inggris.

Seperti dilansir Kompas.com yang mengutip Autocar, Suzuki di Inggris harus berhenti menjual Jimny lantaran perusahaan hanya akan fokus pada penjualan mobil ramah lingkungan, seperti model hybrid saja.

Jimny sebagai satu-satunya mobil dengan mesin bakar internal yang masih tersedia tampaknya harus mengalah. Jimny yang masih bisa dipesan saat ini statusnya tinggal menghabiskan stok.

Suzuki Jimny
Suzuki Jimny

Seperti diketahui, undang-undang Uni Eropa mewajibkan setiap pabrikan memiliki rata-rata emisi CO2 kendaraan maksimum 95g/km. Sementara Jimny yang mengusung mesin bensin K15B 1.500 cc, mengeluarkan emisi CO2 yang lebih tinggi, yakni sekitar 154g/km.

Indikasi berhenti produksinya Jimny sebetulnya sudah tercium sejak awal tahun. Waktu itu, pihak Suzuki Inggris menyebut hanya akan menjual Jimny dalam skala kecil pada tahun 2020. Sementara itu, jumlah Jimny yang terbatas sepertinya bakal diprioritaskan untuk memenuhi pesanan yang sudah masuk, dan akan dikirim ke konsumen dalam waktu 4 sampai 5 bulan ke depan, sebelum akhirnya discontinue.

Usai Jimny disuntik mati, Suzuki Inggris nantinya hanya akan bergantung pada model-model mild hybrid lewat Vitara, SX-4 S-Cross, Swift, Swift Sport, dan Ignis. Tak ketinggalan juga Across, mobil plug-in hybrid yang merupakan produk rebadge dari Toyota RAV4.

Untuk diketahui, Gaikindo mencatat penjualan wholesales Jimny di Indonesia pada Mei 2020 mencapai 112 unit. Angka ini terbilang lebih baik ketimbang Low SUV Honda HR-V yang meraih 22 unit. Sementara rival-rival lain di segmen yang serupa malah mendapatkan hasil lebih sedikit. Misalnya Suzuki S-Cross 9 unit, Kia Seltos 6 unit, Mitsubishi Outlander Sport 2 unit, dan Toyota C-HR 1 unit.

Baca juga: Spesifikasi Porsche Taycan, Mobil Listrik Mewah yang Rencananya Masuk Indonesia

Jika dibandingkan dengan April yang meraih 133 unit, penjualan Jimny turun tipis. Sedangkan pada Maret, mobil ini hanya meraih 85 unit. Pada Februari penjualan Jimny malah lebih rendah, yakni hanya 49 unit, dan 97 unit pada Januari 2020.

Di Indonesia, saat ini Jimny dipasarkan mulai Rp372,5 juta (tipe MT Single Tone) sampai Rp388 juta (tipe AT Two Tone). Angka yang ditawarkan ini terbilang sudah meningkat hingga Rp50 jutaan, sejak dijual pertama kali pada pertengahan 2019. Saat itu Jimny dipasarkan mulai Rp315,5 juta untuk tipe terendah dan Rp330 juta untuk tipe tertinggi. Hingga kini, dengan kuota yang terbatas, konsumen yang tertarik Jimny masih harus menunggu lewat daftar inden yang memakan waktu sampai tahunan.



Kembali ke atas