Arti Huruf dan Angka pada Dinding Ban Mobil

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 8 June 2022

Arti Huruf dan Angka pada Dinding Ban Mobil

momobil.id – Ketika hendak mengganti ban mobil, pemilik mobil seringkali kebingungan dan kurang paham soal ukuran ban. Padahal, spesifikasi pada ban ditulis pada dinding ban tersebut. Setiap ban memiliki kode, baik berupa huruf ataupun angka yang tertera pada dinding ban. Informasi soal tahun produksi, beban maksimum, jenis, sampai anjuran muatan juga tertulis pada ban. Berikut adalah ulasan mengenai kode yang tertera pada ban.

Arti Kode Ukuran Ban

Pada dinding ban, biasa tertulis “205/65/R15 94H”. Gabungan angka dan huruf pada dinding ban tersebut menunjukan ukuran dari ban. Angka 205 yang merupakan angka yang menunjukkan section width. Section width merupakan pukuran antara sisi ban, diukur dari bagian dalam ban.

Selanjutnya, angka 65 yang dipisahkan dari garis miring menunjukkan aspect ratio dengan satuan persen. Semakin kecil aspect ratio maka semakin tips ban dan sebaliknya. Aspect ratio sendiri dihitung berdasarkan persentase section width dengan section height (tinggi tapak ban ke bibir ban, diukur dari dalam ban).

Baca Juga: Ini yang Bikin Ban Mobil Cepat Botak, Ada yang Jadi Kebiasaan Kamu?

Huruf R pada R15 memiliki arti radial, atau tipe konstruksi dari ban. Tipe konstruksi ban terdiri dari tiga kode, yaitu R (radial), B (bias-belted), dan D (diagonal). Sementara angka 15 merupakan diameter dari ban. Angka 94 memiliki arti kode maksimal daya angkut, sementara H merupakan batas kecepatan maksimal. Batas kecepatan maksimal sesuai dengan anjuran pabrikan yaitu 210 km/jam.

Kode Ban yang Menunjukkan Usia Ban

Zulpata Zaenal, PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk mengatakan bahwa kode angka yang menunjukkan usia ban tertera pada dinding ban. Misalnya seperti kode produksi ban 3120. Dua digit pertama dari kode menunjukkan minggu ke berapa ban tersebut diproduksi. Sementara dua digit di belakang merupakan tahun produksi dari ban tersebut. Jika dilihat dari 3120, ban tersebut diproduksi pada minggu ke 31 tahun 2020.

Selain dari kode produksi, usia ban juga bisa dilihat dari kondisi fisik ban. Apabila ada retakan pada bagian dinding, atau karet alur ban mulai getas, maka ban sudah dipakai kurang lebih tiga sampai dengan lima tahun. Ban yang harus diganti bisa dilihat dari TWI / Tire Wear Indicator Ban. Indikator ini berupa gundukan yang berada di antara kembangan ban. Apabila ban sudah menyentuh TWI, maka ban perlu dilakukan penggantian.

mobil terkait

Rp 269.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 342.000.000

Individu

BEKASI

Rp 192.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 287.000.000

Individu

BEKASI

Rp 355.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 186.000.000

Individu

BEKASI


Kembali ke atas