Arti Rambu Lalu Lintas Dilarang Parkir vs Dilarang Berhenti

Ditulis oleh : admin | 15 May 2018

Arti Rambu Lalu Lintas Dilarang Parkir vs Dilarang Berhenti

momobil.id – Anda masih ingat berita yang viral di akhir 2016 lalu, tentang seorang supir taksi yang menolak ditilang oleh petugas Satlantas (satuan lalu lintas) saat mobilnya berhenti di bahu jalan? Sang petugas hendak menilang dengan menganggap supir tersebut melakukan kesalahan, yaitu parkir sembarangan, padahal tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat rambu lalu lintas dilarang parkir. Namun dengan tegas si supir menolak ditilang, karena bagi dirinya definisi parkir itu bila mobilnya berhenti di suatu tempat dan sang pengemudi tidak berada di dalam mobil tersebut, atau secara tidak langsung dirinya menjelaskan bahwa saat itu ia hanya berhenti sesaat.

Membaca berita viral tersebut, beberapa dari Anda mungkin berpendapat serupa dengan supir tersebut, dengan dalil bahwa penjelasan si supir memang sudah sesuai dengan undang undang yang berlaku, dan supir tersebut memang tidak sedang memarkirkan mobilnya. Nah, untuk memperjelas, redaksi mombil.id ingin mengajak Anda mengetahui kembali mengenai undang-undang rambu lalu lintas, khususnya definisi dari parkir dan berhenti (dilarang parkir dan berhenti).

Rambu Lalu Lintas Dilarang Parkir

Rambu yang ditandai dengan simbol huruf P yang dicoret ini memang kerap ditemukan di bahu jalan. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan pernyataan ‘parkir’ tersebut. Definisinya telah jelas tertera di Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Bab I Ketentuan Umum, pada Pasal 1 angka 15:

“15. Parkir adalah keadaan Kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya.”

Dan masih di undang-undang yang sama, di angka 16 dijelaskan mengenai pengertian berhenti, yaitu:

“16. Berhenti adalah keadaan Kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya.”

Nah, bila kita teliti lagi membaca di angka 15, tentu bisa disimpulkan bahwa si supir yang viral di kasus tersebut memang benar, bahwa dirinya tidak sedang parkir, karena dirinya berada di dalam mobil atau tidak meninggalkan mobilnya. Dan bisa disimpulkan saat itu si supir bersama mobilnya sedang berhenti sementara.

Foto : Istimewa

Oleh : Christovel Ramot

mobil terkait

Rp 115.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 92.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 127.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 100.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 110.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 102.000.000

Individu

SEMARANG


Kembali ke atas