Bakal Disuntik Mati, Ferrari Tak Siapkan Penerus GTC4 Lusso

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 13 September 2020

Bakal Disuntik Mati, Ferrari Tak Siapkan Penerus GTC4 Lusso

momobil.id – Ferrari kabarnya tak lagi mempersiapkan penerus GTC4 Lusso dan GTC4 Lusso T. Berakhirnya penerus model ni dikonfirmasi langsung oleh Ferrari kepada Motor1.

Meski begitu, seperti dilansir Liputan6.com, bukan berarti eksistensi Ferrari ramah penumpang punah tanpa ruh penerus. Dengan umur sekitar empat tahun lebih, akhirnya Ferrari GTC4 Lusso mulai undur diri mengikuti strategi siklus lima tahunan. Tanpa ada generasi lanjutan meneruskan identitas, produksi bakal dihentikan secara bertahap.

Seperti dijelaskan juru bicara Ferrari pada Motor1 yang tidak disebutkan namanya, “Selaras dengan strategi model lima tahunan yang diumumkan pada 2017 berikut standar siklus hidup model di perusahaan, Ferrari telah menghentikan produksi GTC4Lusso dan GTC4Lusso T secara bertahap.”

Tak salah bila menilai sang duo sebagai Ferrari ramah sekaligus akomodatif bagi penumpang. User friendly untuk kendaraan sekelas supercar. Ia menawarkan kepraktisan pemakaian lewat konfigurasi tempat duduk 2+2 dan cukup lega.

Tapi bukan hanya itu, nilai plus lain adalah area kargo berlimpah sebagai tempat penyimpanan, bukan sebatas ruang seukuran koper kecil. Bukan hanya praktis dipakai harian, tapi piawai diajak pelesiran jarak jauh.

Urusan performa juga jelas tidak dapat dipandang sebelah mata. GTC4Lusso menggendong pemacu V12 6,3 liter dengan output 681 hp dibarengi torsi 697 Nm.

Akselerasi ke 100 kpj bisa tuntas dalam tempo 3,4 detik dan mampu mencapai top speed 335 kpj. Hal menarik adalah keberadaan sistem penggerak 4 roda canggih, membuat GTC4 Lusso lebih aman dan mudah dikendalikan di berbagai permukaan jalan.

Baca juga: Spesifikasi Nissan Kicks e-Power yang Meluncur di Indonesia

Adapun Ferrari dikabarkan tengah menyiapkan sebuah SUV bernama Purosangue. Mengikuti arah tren dan pabrikan supercar lain yang sedikit menggeser haluan contoh Lamborghini dan Maserati dengan kontestan masing-masing.

Dapat dipastikan akomodatif untuk mengangkut penumpang ekstra sebagai ekspansi dari ‘Family’ Grand Tourer Ferrari. Hingga saat ini belum ada bayangan terkait bagaimana rancangan eksterior ‘jip’ bikinan Kuda Jingkrak. Konon wujudnya bisa diharapkan seperti GTC4Lusso hanya saja tinggi dan berpintu empat.

Sumber gambar: Motor1.com


Kembali ke atas