Bau Karet Terbakar, Hati-Hati Kerusakan Pada Kampas Kopling

Ditulis oleh : Redaksi momobil.id | 23 October 2018

Bau Karet Terbakar, Hati-Hati Kerusakan Pada Kampas Kopling

Tips Mobil | Mobil Bekas

Ini umumnya terjadi pada mobil manual saat macet atau jalan menanjak, dengan posisi kaki menginjak setengah kopling agar tidak berpindah gigi persneling. Meskipun terbilang cara ini ampuh menyiasati kondisi perjalanan tersebut, namun ada dampak lain. Jika kurang mahir, kampas kopling menjadi panas dan terus-menerus mengalami pergesekan antara pelat kopling dengan pressure plate. Dampak akan mulai terasa jika telah tercium bau karet terbakar atau bau kopling menyengat.

Anjuran setengah kopling di tanjakan maupun di dalam kondisi macet sudah menjadi trik umum yang orang banyak ketahui. Dan tiap orang punya keahlian berbeda-beda. Fatalnya terjadi, pedal kopling akan terasa kosong atau kurang gigit jika diinjak. Jika telah demikian, maka kampas kopling harus diganti secepatnya.

Untuk mengetahui ciri-ciri kampas kopling mobil Anda habis, ditandai dengan kondisi sebagai berikut:

Tercium bau hangus atau bau sangit

Hal ini menandakan ada masalah pada kopling saat Anda mengendarai. Semakin sering tercium baunya makanya ada beberapa kesalahan yang diperbuat hingga kampas kopling terus-menerus mengalami pergesekan.

Pedal kopling meninggi, terjadi selip kopling dan sulit pindah gigi

Ketika berkemudi dan saat menginjak pedal kopling, tiba-tiba Anda merasakan perlu waktu lama untuk melepas kopling, karena terlalu dalam atau terlalu tinggi tidak seperti biasanya. Maka waspadalah itu kemungkinan besar selip kopling. Pedal kopling yang normal akan bekerja seperti Anda biasa menekan dan melepas kopling. Hal terburuknya adalah injakan pedal kopling Anda dibarengi susahnya oper gigi. Jika itu yang terjadi dapat dipastikan kampas kopling mobil Anda harus segera diganti.

Kopling bersuara ketika diinjak

Ketika ada suara berdecit ketika melepas pedal kopling, selain sebagai tanda kampas kopling habis, juga dikhawatirkan telah merembet ke dekrup kopling mobil. Jika ini terjadi, biayanya akan lebih besar karena mengganti kampas sekaligus dekrup kopling. Hal yang sama akan terjadi jika kerusakan kampas kopling merembet pula ke bearing.

Selain kesalahan pengguna, tentu saja masalah kampas kopling disebabkan oleh usia. Namun kesalahan paling dominan yang membuat kampas kopling habis sebelum waktunya, karena cara mengemudikan mobil yang kurang baik. Untuk antisipasinya cari trik lain saat mengemudi di tanjakan dan jalan macet. Contohnya, rajin menggunakan rem tangan serta selalu menetralkan gigi saat posisi mobil di tanjakan atau terjebak kemacetan, dan jangan lupa selalu safety driving ya!

Oleh: Redaksi Momobil.id

Foto: iStock

mobil terkait

Rp 373.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 453.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 412.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 370.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 112.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 145.000.000

Individu

DENPASAR


Kembali ke atas