Beberapa Cara Perawatan Sederhana dan Efektif Pada Jok Kulit

Ditulis oleh : redaksi | 7 August 2020

Beberapa Cara Perawatan Sederhana dan Efektif Pada Jok Kulit

momobil.id – Jok mobil dari bahan kulit memiliki sejumlah keunggulan dibanding bahan fabric atau sintetis. Sedangkan keunggulan dari bahan kulit dapat memancarkan kesan mewah dan juga lebih nyaman. Keunggulan lain jok kulit yakni pada bagian perawatan yang lebih sederhana. Apabila terkena noda atau terkena kotoran, membersihkan jok mobil berbahan dasar kulit juga jauh lebih mudah untuk dilakukan.

Meski perawatan jok kulit cukup sederhana, jok jenis ini juga memiliki kelemahan. Apabila tidak dirawat dengan baik, tentu jok mobil bisa lebih cepat rusak. Agar jok kulit mobil lebih awet, berikut beberapa cara merawat jok kulit yang murah dan efektif.

Baca juga: Kesalahan Umum Ketika Mengemudikan Mobil Transmisi Manual

Hindari sengatan sinar matahari langsung

Pelapis jok dari bahan kulit memiliki sifat menyerap panas. Ketika sinar matahari diserap oleh lembaran kulit, lapisan jok akan mengeras. Jika hal itu terjadi, lembaran akan mengalami retak-retak. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk memarkirkan mobil di tempat yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Bila terpaksa parkir di tempat terbuka, gunakanlah pelindung atau sun visor.

Bersihkan secara rutin

Selain mencegah dari paparan sinar matahari, bersihkanlah pelapis jok dari kulit minimal tiga bulan sekali. Anda tidak harus ke salon mobil untuk membersihkannya. Gunakan lap chamois basah, bukan lap kering. Bila tidak ada, Anda juga dapat menggunakan pelembap kulit bayi atau baby oil. Cara membersihkannya cukup mengelapnya dengan gerakan searah.

Hindari tumpahan cairan yang dapat merusak jok

Berhati-hatilah dan jangan sampai menumpahkan air di jok mobil. Pasalnya, selain berpotensi menimbulkan noda, tumpahan air dapat menimbulkan jamur apabila tak segera dikeringkan.

Hal lain yang juga harus Anda ingat adalah jangan menggunakan cairan pembersih yang mengandung alkohol, thinner, spiritus, deterjen, shampoo, serta cairan sejenis. Semua zat cairan tersebut berpotensi merusak jaringan di lembaran kulit karena lapisan tersebut berasal dari makhluk hidup biasanya dari kulit sapi.

Pastikan kabin mobil tidak lembap

Kesalahan yang kerap terjadi namun tidak disadari oleh pemilik mobil yang menggunakan jok dari bahan kulit adalah membiarkan kabin mobil lembap. Kabin mobil yang lembab seperti itu berpotensi memicu timbulnya jamur di pelapis jok kulit.

Bila hal tersebut terjadi, pelapis jok kulit itu akan berkerut atau pecah. Sementara untuk mengembalikan lapisan kulit yang sudah berkerut atau pecah seperti sedia kala bukanlah hal yang mudah dan ongkosnya pun tidak murah.(Dwi Septi)

Sumber gambar: Shutterstock


Kembali ke atas