Begini Cara Memanaskan Mobil yang Jarang Dipakai

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 19 June 2023

Begini Cara Memanaskan Mobil yang Jarang Dipakai

momobil.id – Salah satu cara untuk menjaga kondisi mobil adalah memanaskan mesinnya ketika jarang dipakai. Mobil yang dibiarkan saja di garasi tentu akan membuat performa mesin turun. Agar performa mesin tetap awet, simak beberapa cara memanaskan mobil yang jarang dipakai di bawah ini!

Mengapa Perlu Memanaskan Mobil?

Memanaskan mobil secara rutin mampu memberikan dampak yang baik terhadap kondisi mesin dan komponennya. Berikut ini merupakan beberapa manfaat rutin memanaskan mobil.

  • Menjaga sirkulasi oli pada kendaraan agar melumasi seluruh bagian mesin mobil dengan baik.
  • Mampu menambah suplai daya listrik ke aki agar kondisinya tetap awet.
  • Memanaskan mesin mampu mencegah mobil dari potensi kebocoran kompresi.

Cara Memanaskan Mobil yang Jarang Dipakai

Apabila mobil jarang digunakan dan perlu dipanaskan, berikut merupakan beberapa tips memanaskan mobil yang tepat agar tidak rusak.

1. Periksa Kondisi Mobil

Sebelum memanaskan mobil yang jarang dipakai, pastikan kondisi mobil dalam keadaan baik. Periksa bagian cairan pendingin, baterai, dan level minyak mesin pada mobil. Pastikan mobil tidak ada masalah mekanis sebelum dipanaskan. Selain itu, periksa juga kondisi bodi dan interior mobil.

2. Periksa Aki Mobil

Salah satu masalah yang seringkali muncul pada mobil yang jarang dipakai adalah aki yang lemah. Kondisi aki yang mati atau melemah menyebabkan mobil tidak bisa dinyalakan. Sebelum memanaskan mobil, pastikan kondisi aki dalam keadaan yang baik. Pengisian ulang dan penggantian diperlukan apabila aki mobil dalam kondisi yang buruk.

3. Memeriksa Tekanan Bahan Bakar

Tekanan bahan bakar pada mobil bermesin injeksi akan menurun jika tidak dipanaskan dalam waktu yang cukup lama. Bahan bakar tidak keluar dari injektor untuk menyalakan mesin apabila tekanan bahan bakar lemah. Jika terjadi demikian, cobalah untuk memutar kunci kotak bolak balik agar fuel pump terpancing.

4. Memperhatikan Durasi Memanaskan Mobil

Setiap mobil memiliki teknologi mesin yang berbeda-beda. Oleh karena itu, durasi memanaskan mobil perlu disesuaikan. Mobil dengan teknologi injeksi cukup dipanaskan sekitar 5 menit saja. Sementara mobil yang menggunakan karburator atau mobil dengan teknologi lawas dipanaskan sekitar 10-15 menit. Mobil perlu dipanaskan setidaknya dua minggu sekali agar performa tetap terjaga.

Selain itu, pemilik mobil juga perlu memperhatikan perputaran kipas pada radiator. Hal ini menunjukkan waktu ideal untuk memanaskan mobil hingga mencapai suhu kerja. Untuk menjaga performa baterai atau aki, mobil dipanaskan hingga putaran 1500 RPM.

Baca Juga: Kenali Efek Buruk Memanaskan Mesin Mobil dalam Garasi

5. Membuka Jendela saat Mobil Dipanaskan

Sirkulasi udara pada kabin mobil yang jarang dipakai kemungkinan buruk. Oleh karena itu, pemilik mobil disarankan untuk membuka jendela ketika mobil dipanaskan. Membuka kaca mobil membuat udara kotor keluar dari mobil dan mencegah jok berbau tidak sedap akibat bakteri dan kotoran yang menempel.

6. Memperhatikan Indikator pada Dashboard

Masalah kelistrikan bisa saja terjadi ketika mobil tidak dipanaskan dalam jangka waktu yang lama. Saat memanaskan mesin, perhatikan pula lampu indikator pada mobil. Pastikan lampu indikator menyala ketika mobil dihidupkan dan mati beberapa saat ketika mesin dipanaskan.

7. Jangan Langsung Menghidupkan AC

Saat memanaskan mesin mobil, biarkan mesin dalam keadaan idle selama beberapa menit. Hindari langsung menghidupkan AC mobil ketika mobil baru dipanaskan. Mesin membutuhkan suhu ideal dan arus listrik yang optimal setelah mobil tidak dipakai dalam jangka waktu yang panjang.

Menghidupkan AC dapat membebani kinerja dari mesin. Oleh karena itu, AC baru dinyalakan ketika suhu mesin sudah mencapai titik normal.

8. Tidak Perlu Menginjak Pedal Gas

Tidak sedikit pemilik mobil salah kaprah menginjak pedal gas ketika mobil baru dipanaskan. Ada baiknya hal tersebut dihindari, sebab mesin belum terlumasi oli dengan baik ketika mobil tidak dipanaskan dalam waktu yang lama. Selain bahan bakar yang banyak terbuang, menginjak pedal gas dapat dikhawatirkan membuat beberapa komponen saling bergesekan dan menimbulkan kerusakan.

9. Periksa dan Fungsikan Fitur pada Mobil

Setelah suhu mesin dalam keadaan yang pas, periksa dan fungsikan fitur pada mobil. Cobalah untuk memeriksa berbagai fitur, misalnya membuka tutup kaca, menghidupkan lampu mobil, menyalakan wiper, mengaktifkan defogger, dan menyalakan audio mobil.

10. Panaskan Mobil di Tempat Terbuka

Memanaskan mesin saat kendaraan berada di dalam garasi memiliki efek yang buruk. Knalpot mobil mengeluarkan gas buang berupa karbon monoksida (CO) yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, pemilik mobil dianjurkan untuk memanaskan mobil di tempat terbuka.

11. Keliling Area di Sekitar Rumah

Ban mobil yang didiamkan terlalu lama akan mengalami flat spot. Ini merupakan kondisi di mana permukaan ban tidak rata dan cenderung datar karena menjadi titik tumpu dari beban kendaraan. Oleh karena itu, panaskan mobil dan kendarai mobil di sekitar area rumah minimal dua minggu sekali selama 15 menit.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan saat memanaskan mobil yang jarang dipakai. Untuk tips dan trik lainnya dari momobil.id, klik di sini!

mobil terkait

Rp 121.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 128.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 197.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 184.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 198.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 169.000.000

Individu

BANDUNG


Kembali ke atas