Begini Cara Mengecek Bensin Oplosan agar Tidak Tertipu

Ditulis oleh : admin | 12 January 2022

Begini Cara Mengecek Bensin Oplosan agar Tidak Tertipu

momobil.id – Saat keadaan darurat, sebagian besar pengendara membeli bahan bakar / bensin eceran. Selain mudah ditemukan di jalanan, pengendara mobil juga tidak perlu mengantri di SPBU saat hendak mengisi bensin. Meskipun demikian, pemilik mobil harus waspada terhadap bensin oplosan yang dijual secara eceran. Bensin oplosan merupakan bensin hasil campuran yang tidak sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pihak berwenang. Pemakaian bensin oplosan tentunya berakibat buruk terhadap komponen dan performa mesin. Oleh karena itu, pemilik mobil perlu mengecek bensin sebelum hendak membeli bensin eceran. Berikut ini adalah cara mudah untuk mengecek apakah bensin yang dibeli oplosan atau tidak.

Perhatikan Warna Saat Mengecek Bensin

Hal pertama yang dapat dilihat pada saat mengecek keaslian bensin adalah warna pada bensin. Periksalah apakah warna pada bensin memiliki warna khas, pekat, atau tidak. Biasanya, BBM berjenis premium memiliki warna kuning cerah, Pertalite berwarna hijau, sedangkan Pertamax berwarna merah. Apabila bahan bakar memiliki warna yang berbeda, maka bisa dipastikan bahan bakar tersebut oplosan. Selain itu, cek bagian endapan pada dasar botol. Jika di dasar botol ada endapan, maka bahan bakar tersebut sudah dicampur.

Baca Juga: Apa Dampaknya Jika Mobil Minum BBM Tak Sesuai Rekomendasi Pabrikan?

Masukkan Jari Tangan pada Cairan Bensin

Salah satu cara untuk mengecek apakah bensin yang dibeli asli atau tidak dengan mencelupkan jari tangan ke bensin. Setelah itu, keluarkan jari tangan dan diamkan selama beberapa menit. Bensin yang asli akan menghilang atau cepat mengering. Sedangkan bensin yang sudah dicampur biasanya akan meninggalkan bekas dan zat tersisa.

Gunakan Koran Bekas untuk Mengecek Bensin

Cara lain untuk mengecek bensin oplosan adalah dengan menggunakan koran bekas. Cipratkan bensin atau celupkan koran bekas ke dalam bensin. Apabila tulisan pada koran tidak berubah, maka bensin tersebut asli. Sebaliknya, jika tulisan pada koran luntur, maka bensin tersebut sudah dicampur dengan cairan lain. Biasanya, penjual bensin oplosan mencampur bensin dengan tiner atau minyak tanah. Tinta pada koran tidak tahan terhadap tinner atau minyak tanah.

mobil terkait

Rp 269.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 342.000.000

Individu

BEKASI

Rp 192.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 287.000.000

Individu

BEKASI

Rp 355.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 186.000.000

Individu

BEKASI


Kembali ke atas