Begini Jadinya Jika Mobil Terlalu Sering Parkir di Bawah Terik Matahari

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 28 November 2020

Begini Jadinya Jika Mobil Terlalu Sering Parkir di Bawah Terik Matahari

momobil.id – Ketika cuaca sedang panas terik, pemilik mobil sebaiknya mencari tempat yang teduh ketika ingin parkir di ruang terbuka. Hal ini bukan tanpa alasan. Panas terik matahari bisa menimbulkan efek negatif pada bagian bodi maupun komponen lainnya jika terpapar langsung selama mobil parkir.

Efek negatif pertama jika mobil sering parkir di bawah terik matahari bisa terihat pada bagian eksterior. Warna cat mobil akan lebih pudar dan kusam bila sering terjemur matahari dalam waktu lama jika sering parkir mobil di ruang terbuka.

Agar tampilan cat lebih awet, ada baiknya rutin melakukan poles bodi. Dengan dipoles, maka cat mobil memiliki lapisan pelindung. Sudah banyak salon mobil yang menawarkan paket-paket hemat perawatan bodi yang bisa dimanfaatkan sesuai bujet.

Suhu yang tinggi juga berpotensi memanggang cat dan komponen lain yang terbuat dari karet. Bagian-bagian mobil yang terbuat dari karet, antara lain pada bagian pintu, yang mana karet pada pintu akan mengeras. Pengerasan karet dapat mengakibatkan air merembes masuk tiba-tiba saat musim hujan.

Komponen dari karet lainnya yang bisa rusak akibat terlalu sering menjemur mobil ketika panas terik adalah wiper. Karet wiper bisa berkurang kualitasnya jika terlalu sering terpapar panas terik seperti menjadi keras atau getas.

Karet wiper yang sudah tidak elastis bisa menimbulkan baret pada kaca. Agar terhindar dari masalah itu, biasakan menegakkan batang wiper agar tidak bersentuhan langsung dengan kaca sebelum meninggalkan mobil. Ini berguna untuk menghindari karet wiper mengeras atau menjadi tidak rata, karena menempel dengan kaca yang panas.

Baca juga: Benarkah Isi BBM Sampai Luber Punya Dampak Negatif?

Tak hanya bagian eksterior, bagian interior juga bisa rusak jika terus menerus terpapar sinar matahari. Suhu yang tinggi di dalam kabin akan berpengaruh pada cat dashboard mobil. Pengaruh sinar matahari juga bisa membuat jok mobil yang dilapisi kulit lebih cepat kering dan mengalami pecah-pecah.

Tips ketika parkir outdoor

Ilustrasi mobil parkir
Ilustrasi mobil parkir

Selain di bawah pohon, sebenarnya ada juga beberapa hal yang bisa dilakukan agar kabin mobil tidak panas ketika sedang parkir di luar ruangan. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba guna mencegah kabin mobil mengalami panas berlebih ketika parkir di luar ruangan dalam kondisi cuaca terik.

Gunakan kaca film

Menggunakan kaca film yang berkualitas sangat membantu mengurangi sengatan sinar matahari yang masuk ke dalam kabin. Kaca film akan menyaring intensitas cahaya yang masuk sehingga kabin tidak terlalu panas. Saat ini tersedia banyak jenis kaca film yang bisa menyaring intensitas cahaya tanpa membuat kaca mobil terlihat gelap. Namun perlu diketahui, tidak selamanya kaca film yang gelap selalu efektif mengurangi panas.

Tambahkan pelindung kaca

Ada beragam pelindung kaca yang bisa menjadi pertimbangan. Misalnya, pelindung kaca depan yang bisa merekat sehingga panas matahari tidak bisa masuk ke dalam kabin. Ada pula pelindung dashboard. Saat parkir di luar ruangan, hamparkan pelindung ini di atas dashboard. Jika tidak punya pelindung dashboard, bisa juga menggunakan selimut atau kain dengan warna cerah. Atau setidaknya membantu bagian dashboard tertutup.

Gunakan cover mobil

Cara juga bisa dicoba. Namun perlu diingat bahwa cover mobil ini fungsinya lebih kepada menjaga cat mobil supaya tidak mudah pudar atau suram. Bagi beberapa orang, menggunakan cover ini merepotkan. Belum lagi kondisi di dalam kabin akan relatif lebih panas karena ditutup. Tapi itu kembali lagi pada keputusan pemilik mobil mau memilih cara yang mana.


Kembali ke atas