Belajar dari Kecelakaan GT-R di Jagorawi, Ini Tips Mengendarai Sportcar

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 6 April 2020

Belajar dari Kecelakaan GT-R di Jagorawi, Ini Tips Mengendarai Sportcar

momobil.id – Kasus kecelakaan mobil di tol kembali terjadi. Kali ini melibatkan mobil sportcar keluaran Nissan, yaitu Nissan GT-R R35. Kecelakaan terjadi di Tol Jagorawi pada Sabtu (4/4/2020). Mobil yang dikendarai oleh Wakil Jaksa Agung Arminsyah, ringsek dan terbakar usai menabrak pembatas jalan tol. Wakil Jaksa Agung, Arminsyah dikabarkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Dari kasus kecelakaan ini, penting untuk diketahui bahwa mengendarai sportcar membutuhkan keahlian dan harus lebih berhati-hati.

Mengendarai sebuah sportcar tidak boleh asal-asalan. Hal ini harus diperhatikan, jika tidak akan membahayakan. Pasalnya, pengemudi sportcar akan lebih tertarik untuk memacu mobilnya. Tanpa sadar kecepatan mobil akan cepat bertambah. Hal ini tidak dapat dirasakan pengemudi karena sportcar dirancang dengan tingkat kestabilan tinggi. Ketika mobil melaju cepat, maka mobil akan terasa semakin stabil. Berikut adalah tips berkendara dengan sport car.

Mengerti Karakteristik Mobil

Dalam menggunakan sportcar, ada baiknya mengerti karakteristik dari mobil terlebih dahulu. Karakter ini dimulai dari fitur, tenaga, hingga akselerasi. Fitur merupakan salah satu yang paling penting pada mobil sportcar, karena dapat mempermudah pengemudi dalam pengendalian mobil. Pengemudi juga harus mengetahui karakter dari handling dan mempelajari sistem pengereman terlebih dahulu sebelum menggunakan sportcar.

Dengan mengerti kemampuan dan karakteristik mobil, pengemudi dapat menyesuaikan gaya mengemudinya. Hal ini tentunya dapat mempermudah pengemudi mengendalikan fitur-fitur dan performa mobil sportcar.

Berkendara dengan Fokus

Ketika pengemudi sudah mempelajari karakteristik mobil, maka pengemudi perlu bersikap fokus dan berhati-hati saat mengendarai mobil. Pengemudi juga disarankan agar untuk menjaga mental dan adrenalin agar tidak terpancing.

“Mengemudi sportcar lebih susah utamanya menjaga mental atau adrenalin supaya tidak mudah terpancing. Suara mesin, knalpot, posisi duduk yang steady dan lain-lain,” ujar Sony Susmana selaku Senior instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), dilansir oleh detik.com, Minggu (5/4/2020).

Baca Juga: Fakta Menarik Seputar GR Supra, Mobil Sport Toyota yang Dirakit BMW

Lebih Ideal Dikemudikan di Sirkuit

Sportcar memang dirancang untuk stabilitas dan performa yang tinggi. Mobil jenis ini sebenarnya lebih ideal untuk dipacu dalam lintasan, ketimbang jalanan biasa yang berisiko tinggi. Rintangan dalam sirkuit berbeda dengan rintangan pada jalaan biasa / jalanan bebas hambatan. Hambatan pada sirkuit bukan benda yang bergerak seperti pada jalanan.

Jika ingin dikendarai di jalanan, pengemudi harus bijaksana dalam menentukan kecepatan kendaraan dan keputusan dalam berkendara. Ketika pengemudi tidak berhati-hati, maka kecelakaan bisa saja terjadi.

Sumber gambar: nissanusa.com



Kembali ke atas