Benarkah Seat Belt Memiliki Masa Pakai? Ini Penjelasannya

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 22 August 2020

Benarkah Seat Belt Memiliki Masa Pakai? Ini Penjelasannya

momobil.id – Jika sering digunakan setiap hari, masalah yang mungkin timbul pada seat belt mobil seperti sabuk tergulung, longgar, hingga pengunci (retractor) yang macet. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah seat belt juga memiliki masa pakai?

Pada dasarnya, seat belt sebenarnya tak memiliki masa pakai. Hal ini dijelaskan oleh Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi. Seat belt bisa digunakan sampai kapan pun, asalkan kondisinya masih layak pakai.

“Pada dasarnya seat belt digunakan dengan umur panjang, kecuali mobil pretensioner yang memang sekali pakai. Umur pakai seat belt bukan ditentukan dari waktu atau jarak tempuh, tapi lebih ke kondisi fisik, layak atau tidak digunakan, ada kerusakan atau masih baik fungsinya,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com.

Untuk mengetahui apakah kondisi sabuk pengaman masih dalam kondisi baik, bisa dilihat secara visual. Pemeriksaan lebih teliti juga wajib dilakukan saat membeli mobil bekas, takutnya pernah mengalami kecelakaan sebelumnya. “Mobil yang sudah mengalami tabrakan, terutama dari depan, wajib mengecek kondisi seat belt. Hal yang paling utama adalah mengenai daya dalam menahan berat badan, biasanya kalau mobil sudah pernah tabrakan fungsinya akan berkurang, ini wajib diperiksa,” terangnya.

Adapun untuk memeriksa kondisi seat belt pada mobil bekas, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan apakah seat belt tersebut masih bagus atau tidak. Pertama, periksa bagian webbing. Faktor usia membuat bahan tali atau pita getas dan lapuk. Ini ditandai dengan munculnya gumpalan-gumpalan benang pada tepian dan tengah sabuk. Meski masih kuat menahan tubuh Anda, secara estetika sudah berkurang. Segera ganti jika ditemukan robek.

Kedua, periksa locking retractor yang berfungsi mengunci tali agar tubuh tertahan tak terdorong ke depan saat kecelakaan terjadi. Posisinya ada di samping atau atas kepala. Cara mengeceknya, lakukan penarikan cepat dan keras. Jika locking retractor masih baik, maka akan segera mengunci. Tetapi jika tak bekerja dengan baik, maka akan blong.

Baca juga: Jangan Matikan Mobil Sebelum Matikan AC, Perlukah Melakukan Hal Ini?

Ketiga, periksa bagian buckle yang merupakan bagian pengait tali atau pita sabuk. Dalam beberapa kasus kecelakaan, buckle yang buruk menjadi penyebab masalah yakni tak dapat dibuka setelah kecelakaan terjadi, atau buckle tidak sempurna mengunci. Lakukan penggantian jika hal ini ditemukan.

Keempat, pastikan apakah mobil tersebut menggunakan seat belt biasa atau sudah pretensioner. Mobil terkini umumnya telah dilengkapi inovasi seat belt dengan pretensioner, yakni tambahan sistem keamanan yang berada pada locking retraction untuk menambah sistem kerja maksimal sabuk melindungi pemakainya. Pretensioner merupakan seat belt sekali pakai yang harus diganti jika mobil mengalami benturan keras.

Sumber gambar: Shutterstock


Kembali ke atas