Biar Gak Bingung, Ini Cara Membaca Seri Mobil BMW yang Benar

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 8 May 2020

Biar Gak Bingung, Ini Cara Membaca Seri Mobil BMW yang Benar

momobil.id – Sebagian besar produsen mobil memberikan berbagai macam penamaan pada mobil mereka. Penamaan ini biasanya dapat berupa nama, maupun kode angka atau huruf. Tidak sedikit mobil Eropa menamai produknya dengan angka, salah satunya adalah BMW. Produsen mobil asal Jerman ini menamai sebagian besar produknya dengan angka dan huruf. Bagi sebagian orang, masih banyak yang bingung membaca penamaaan seri mobil bmw dengan benar. Berikut adalah pembahasan mengenai bagai mana cara membaca seri pada mobil BMW agar lebih paham.

Angka Pertama Menandakan Seri Mobil

Seri mobil BMW sebagian besar diawali dengan angka. Contohnya adalah 320i, 530i, atau 760i. Angka pertama menandakan seri mobil BMW / klasifikasinya. Dimulai dari seri 1 yang merupakan hatchback. Untuk versi sedan, BMW menamai nya dengan seri 3, 5, dan 7. Seri 3 merupakan sedan entry level kepunyaan BMW, seri 5 adalah sedan mid size, sedangkan seri 7 merupakan sedan termewah BMW. Versi coupe 2 pintu BMW dinamai seri 2, seri 4, seri 6, dan seri 8. Tentunya semakin besar angka pada seri, maka klasifikasi mobil semakin mewah.

Huruf yang Tercantum Bersama Angka Menandakan Jenis Mobil

Sebagian besar BMW menggunakan awalan angka pada mobil sedan dan coupe 2 pintu. Namun, selain itu, BMW juga memiliki mobil dengan penamaan huruf yang tercantum bersama angka, seperti seri i, M, X, dan Z. Untuk pengunaan seri i, menandakan bahwa mobil BMW dengan mesin hybrid. Seri M merupakan model high performance. Untuk model SUV, BMW menggunaan awalan huruf X, seperti X1, X3, X5, dan X7. Sedangkan untuk seri Z, merupakan varian roadster 2 pintu dari BMW.

Huruf Terakhir Menandakan Jenis Mesin

Setiap penamaan seri mobil, BMW selalu memberi huruf pada bagian akhir mobi, seperti i dan d. Jika huruf terakhir adalah i, maka mobil memiliki mesin bensin. Apabila huruf terakhir adalah d, maka mobil bermesin diesel. Sebagai contoh, mobil BMW 320i merupakan seri 3 yang memakai mesin bensin, sedangkan 320d merupakan seri 3 yang memakai mesin diesel.

Jenis Penggerak

Terdapat 2 sistem penggerak pada mobil BMW, yaitu sistem penggerak 2 roda (roda depan atau roda belakang) dan sistem penggerak 4 roda. Pada sistem penggerak 2 roda, BMW menamai nya dengan sistem “sDrive”. Sistem penggerak 4 roda milik BMW dinamai “xDrive”.

Baca Juga : Kenali Perbedaan BMW Tipe xDrive dan sDrive

Gran Turismo dan Gran Coupe

BMW memiliki banyak jenis mobil selain sedan, coupe, SUV, dan roadster. Tipe lainnya yaitu Gran Turismo dengan embel-embel GT dan Gran Coupe. Gran Turismo merupakan mobil BMW dengan ciri bagian belakang dan posisi berkendara lebih tinggi. Hal ini bertujuan untuk memberikan visibilitas yang lebih baik ketimbang model reguler. Mobil dengan tipe Gran Coupe memiliki atap yang lebih landai dan mobil terlihat lebih dinamis.

Nama Varian mobil BMW

Terdapat berbagai macam varian pada seri BMW. Varian tersebut adalah xLine, Luxury Line, Sport Line, dan M Sport Line. Varian xLine dikhususkan pada mobil SUV. Mobil sport BMW dibagi menjadi 2, yaitu Sport Line dengan bagian sporty pada interior dan eksterior, serta varian M Sport Line yang memberikan ubahan penuh pada body kit, velg, dan mesin. Mobil yang berorientasi pada kemewahan dan keanggunan adalah varian Luxury Line.



Kembali ke atas