Bolehkah Belok Kiri Langsung Jalan? Ini Aturan yang Berlaku

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 24 April 2024

Bolehkah Belok Kiri Langsung Jalan? Ini Aturan yang Berlaku

momobil.id – Seringkali kita melihat pengemudi lain berbelok ke kiri secara langsung di persimpangan jalan. Bahkan saat tidak ada rambu arahan, masih banyak pengguna jalan berbelok langsung. Lantas, apakah hal ini diperbolehkan?

Aturan Mengenai Belok Kiri Langsung

Sebelumnya, belok kiri secara langsung di persimpangan diperbolehkan. Hal ini mengacu pada Undang-Undang LLAJ Nomor 14 Tahun 1992, di mana belok kiri di persimpangan dibolehkan secara langsung kecuali ada ketentuan lain. Namun, peraturan ini sudah tidak berlaku.

Kebijakan tersebut digantikan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mulai berlaku pada 22 Juni 2009. Aturan mengenai belok kiri di persimpangan tertulis dalam Pasal 112 ayat 3 yang berbunyi,

Pada persimpangan Jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi Kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.

Pada pasal tersebut, pengguna jalan dihimbau untuk menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Pengemudi diperbolehkan berbelok kiri secara langsung apabila terdapat rambu “belok kiri langsung” atau “belok kiri jalan terus”. Apabila tidak ada rambu tersebut, maka pengguna jalan dilarang belok kiri langsung.

Sanksi yang Diberikan

Pengendara yang nekat melanggar rambu lalu lintas akan dikenakan sanksi. Hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang No.29 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalana Raya Pasal 287 ayat 1.

Dalam pasal tersebut, setiap pengendara yang melanggar lalu lintas akan dikenakan sanksi berupa pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Baca Juga: Ini Alasan Dilarang Putar Balik di Area Jalan Tol

Masalah yang Timbul dengan Belok Kiri Jalan Terus

Meskipun sebelumnya diperbolehkan, ada berbagai masalah yang timbul pada aturan belok kiri langsung. Diantaranya;

  • Mengganggu arus lalu lintas dari arah kanan
  • Kesulitan pemrograman lampu lalu lintas
  • Pejalan kaki sulit untuk menyeberang di persimpangan
  • Risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas akan meningkat, terutama bila hak utama pengguna jalan diabaikan, khususnya pejalan kaki

mobil terkait

Rp 130.000.000

Individu

PONTIANAK

Rp 232.000.000

Individu

PONTIANAK

Rp 118.000.000

Individu

JEMBER

Rp 198.000.000

Individu

JEMBER

Rp 230.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 195.000.000

Individu

DENPASAR


Kembali ke atas