Bukan Kurangi Tekanan Angin Ban, Perhatikan Hal Ini ketika Hujan

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 19 December 2020

Bukan Kurangi Tekanan Angin Ban, Perhatikan Hal Ini ketika Hujan

momobil.id – Saat sebuah mobil melaju di permukaan aspal yang kering, maka daya cengkram keempat ban sangat baik. Namun jika kondisi hujan dan permukaan jalan basah, ada yang berpendapat agar tekanan angin ban dikurangi guna menambah daya cengkram ban.

Kehadiran air pada permukaan aspal akan mengurangi kemampuan cengkram ban terhadap jalan. Jika mobil melintas di atas jalan yang terdapat genangan air, tak jarang terjadi aqua planning. Namun ternyata, kemampuan traksi ban saat kondisi hujan tidak bergantung pada besar kecilnya tekanan angin. Melainkan dari kedalaman alur ban dan kembangan ban yang digunakan.

Seperti dilansir situs resmi Auto2000, pengemudi tak perlu menambah atau mengurangi tekanan ban saat hujan atau melintasi jalanan yang basah. Pengemudi cukup mengikuti anjuran tekanan ban dari pabrikan, yang biasanya bisa dilihat di bagian pilar B atau dekat dengan pintu pengemudi.

Hal senada juga dikatakan oleh Chief Instructor Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), Bintarto Agung. Menurutnya tekanan angin pada ban harus sesuai rekomendasi pabrikan. “Mau seperti apapun cuacanya, tekanan angin harus sesuai rekomendasi pabrikan. Bisa dilihat di manual book atau pada tire placard, di mobil biasanya terdapat di pilar B atau dekat pintu pengemudi,” ucapnya kepada Kompas.com.

Baca juga: Sebaiknya Jangan Ditunda, Daftar Suku Cadang Ini Perlu Rutin Diganti

Ia menambahkan, kemampuan traksi ban tidak bergantung pada besar kecilnya tekanan angin. Melainkan dari kedalaman alur ban dan kembangan ban yang digunakan. “Saat kondisi jalanan basah, ban harus mampu mengeluarkan air lewat alur pada tapak ban. Air akan lebih sulit melewati ban saat kedalaman alur mulai tipis atau kembang ban sudah melebihi waktu pakai,” kata Bintarto.

Jadi buat Anda yang masih ragu dengan tekanan angin ideal saat musim hujan, pastikan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Sementara itu jika ban masih tidak memberikan performa maksimal, pastikan kembangan ban masih layak dipakai di berbagai kondisi jalan.


Kembali ke atas