Cara Ampuh Menghilangkan Baret di Kaca Mobil Akibat Kena Wiper

Ditulis oleh : redaksi | 10 August 2020

Cara Ampuh Menghilangkan Baret di Kaca Mobil Akibat Kena Wiper

momobil.id – Baret pada kaca mobil menjadi masalah umum yang sering dialami pengguna mobil. Penyebab baret pada kaca mobil bisa bermacam-macam. Bisa karena karet wiper yang sudah usang, tuas wiper tak sengaja tersenggol sehingga menyapu kaca dalam kondisi kering, atau terkena benda lain. Pemilik mobil tentu ingin menghilangkan baret kaca mobil karena adanya baret tersebut akan mengurangi tampilan pada eksterior mobil.

Salah satu cara untuk menghilangkan baret kaca pada mobil yakni mendatangi salon mobil. Selain itu, ada cara lain yakni dengan melakukannya sendiri di rumah. Pemilik mobil cukup menyiapkan beberapa bahan untuk menghilangkan baret kaca mobil. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bujet Rp70 Jutaan

Menggunakan pasta gigi

Pasta gigi ternyata bisa membantu membersihkan bekas baret kaca mobil akibat wiper. Lebih baik menggunakan pasta gigi yang mengandung pemutih karena di dalamnya juga ada bahan aktif yang mudah mengangkat bekas baret tersebut.

Caranya cukup mudah yaitu dengan mengambil sedikit pasta gigi dan mengoleskannya pada bekas baret, kemudian bersihkan perlahan menggunakan kain yang bersih dan tidak kasar. Secara pelan-pelan dan menyeluruh ke bagian baret tersebut sampai benar-benar hilang. Baret yang disebabkan oleh wiper memang mudah diatasi menggunakan bahan satu ini sehingga tidak membutuhkan banyak biaya yang dikeluarkan untuk mengatasinya.

Menggunakan cairan amonia

Cara ini mungkin agak merepotkan karena harus membeli bahannya di toko kimia atau apotek. Cara menggunakannya, campurkan 15 ml cairan amonia ke dalam setengah liter air. Aduk cairan amonia dengan air hingga tercampur rata. Setelah itu ambil kain bersih berbahan katun. Lalu, celupkan ke dalam cairan tersebut. Kemudian gosokkan kain tersebut pada kaca mobil yang baret.

Untuk cara menggosoknya bisa secara lembut dan perlahan, jangan sampai melukai kaca mobil. Kemudian diamkan beberapa saat hingga cairan amonia menyerap. Lalu, bersihkan kaca mobil secara keseluruhan. Ulangi langkah ini apabila baret pada kaca mobil belum juga hilang. Perlu dicatat, karena cairan amonia merupakan cairan kimia, sebaiknya digunakan secukupnya saja. Penggunaan yang terlalu banyak malah akan membuat kaca mobilmu semakin berbaret dan gelap. Hati-hati, jangan sampai cairan amonia mengenai bagian lainnya pada mobil.(Dwi Septi)



Kembali ke atas