Cara yang Tepat Deselerasi Pada Mobil Manual, Injak Rem atau Kopling Dulu?

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 26 November 2021

Cara yang Tepat Deselerasi Pada Mobil Manual, Injak Rem atau Kopling Dulu?

momobil.id – Bagi pengguna mobil transmisi manual, tentu mengetahui bahwa ada dua teknik deselerasi yang sering dilakukan yakni menginjak rem dulu baru kopling atau menginjak kopling dulu baru rem. Dari dua teknik tersebut, mana yang paling tepat?

Cara deselerasi dengan menginjak kopling kemudian rem pada mobil manual biasanya dilakukan agar mobil meluncur terlebih dahulu tanpa bantuan engine brake. Kemudian ditambah dengan tekanan rem agar laju mobil perlahan-lahan berhenti.

Untuk teknik yang kedua, biasanya diterapkan agar laju mobil berkurang secara cepat. Kemudian untuk mencegah mesin mati ketika mobil mendekati berhenti penuh, baru injak kopling.

Dari dua teknik tersebut, teknik injak rem baru kopling ternyata yang paling disarankan. Sebab, pengemudi yang menerapkannya dinilai sudah paham kerja rem sesungguhnya. “Di mana-mana rem itu fungsinya untuk memperlambat, bukan menghentikan kendaraan, jadi yang benar kaki kanan lepas dari gas kemudian injak rem, tambahkan kopling sebelum berhenti,” ujar Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu seperti dilansir kumparan.

Dengan lebih dahulu menginjak rem, pengemudi dapat memprediksi lebih tepat dimana mobil akan berhenti. Tidak hanya itu, dengan teknik tersebut laju mobil juga dapat dikendalikan sampai berhenti penuh.

Baca juga: Spesifikasi dan Daftar Harga Semua Varian All New Daihatsu Xenia

“Kebanyakan salah kaprah, injak kopling dulu dan membiarkan mobil melaju bebas. Itu kan gelosor tanpa kendali lajunya, sehingga lebih berbahaya,” terang Jusri. Meski begitu, teknik deselerasi dengan menginjak kopling dulu tidak dilarang. Hanya saja, cara tersebut lebih cocok diterapkan dalam kondisi macet stop and go yang kecepatannya 5-10 km/jam.

Caranya, setelah injak kopling langsung diikuti dengan injakan ke rem agar mobil tidak langsung melompat bebas. Khawatir ketika injak rem terlebih dulu pengurangan kecepatan akan lebih cepat dan berakhir membuat mobil tersendat-sendat.

mobil terkait

Rp 185.000.000

Individu

TANGERANG SELATAN

Rp 187.000.000

Individu

PADANG

Rp 195.000.000

Individu

JAKARTA PUSAT

Rp 287.000.000

Individu

TANGERANG SELATAN

Rp 328.000.000

Individu

PURWAKARTA

Rp 195.000.000

Individu

PURWAKARTA


Kembali ke atas