Cara Kerja dan Penjelasan Fungsi Turbo Pada Mesin Mobil

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 10 January 2021

Cara Kerja dan Penjelasan Fungsi Turbo Pada Mesin Mobil

momobil.id – Beberapa model mobil dibekali turbo pada bagian dapur pacunya. Turbo yang ada saat ini tidak hanya dipasang pada mobil performa tinggi. Contohnya Honda Civic Turbo, yang bermain di kelas hatchback. Meski begitu, belum semua orang memahami apa fungsi turbo pada mesin mobil.

Turbo adalah komponen yang dipasang pada bagian pipa gas buang kendaraan. Fungsinya yaitu memanfaatkan gas buang dari mesin untuk memutar baling-baling sehingga menghasilkan udara yang terkompresi dalam volume yang banyak.

“Udara ini kemudian disuplai ke silinder untuk pembakaran. Adanya ekstra oksigen ini akan membantu pembakaran jadi lebih baik,” ucap Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi kepada Kompas.com.

Guna mengetahui fungsi turbo pada mesin mobil, bisa dimulai dengan memahami hal berikut. Turbo memiliki dua turbin yang terletak pada satu poros. Turbin pertama dinamai drive turbin karena fungsinya sebagai pemutar dan satu lagi dinamakan driven turbin karena diputar oleh turbin pertama. Letak driven turbin berada di tengah aliran udara intake dan cara kerja dari turbo ini yaitu putaran turbin membuat udara lebih cepat masuk ke ruang mesin.

Dengan udara yang masuk ke mesin lebih banyak, tenaga pun bisa naik. Sumber tenaga yang menggerakkan drive turbin berasal dari gas buang mesin itu sendiri. Posisi drive turbin yang ada di tengah aliran gas buang membuat turbinnya berputar, sehingga driven turbin juga ikut berputar, menyedot lebih banyak udara untuk mesin.

Baca juga: Membandingkan Mobil Mesin Diesel dan Bensin, Mana yang Lebih Irit?

“Biasanya turbo juga dilengkapi dengan intercooler, sehingga udara yang dihasilkan turbo didinginkan terlebih dahulu. Efeknya, udara dingin dapat meningkatkan pembakaran yang lebih sempurna,” kata Didi. Untuk perawatannya, Didi mengatakan tidak perlu perawatan khusus, asalkan oli mesin diganti secara berkala. Hal ini dikarenakan pelumas poros turbinnya menggunakan oli mesin yang dipompakan ke turbo. “Selama perawatan dengan secara berkala mengganti oli, turbo akan jarang rusak,” kata dia.

Sumber gambar: Shutterstock


Kembali ke atas