Cara Membedakan Pelat Nomor Asli dengan Palsu

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 20 April 2024

Cara Membedakan Pelat Nomor Asli dengan Palsu

momobil.id – Pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berfungsi sebagai identitas dari kendaraan. Sayangnya, sejumlah masyarakat kerap membuat pelat nomor palsu dengan alasan “keamanan” di jalanan. Membeli kendaraan dengan pelat nomor palsu juga sangat merugikan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk bisa membedakan pelat nomor asli dengan yang palsu.

Membedakan Pelat Nomor Asli dengan Palsu

Memastikan pelat nomor kendaraan yang asli itu penting, apalagi saat membeli kendaraan bekas. Oleh karena itu, berikut ini beberapa cara membedakan pelat nomor asli dengan palsu.

1. Ukuran Pelat Nomor

Perbedaan dari pelat nomor palsu dengan yang asli bisa terlihat dari ukurannya. Umumnya, pelat nomor palsu memiliki dimensi yang berbeda dibandingkan dengan yang asli karena pembuat pelat nomor tidak memiliki cetakan yang sesuai standar pihak kepolisian.

Pada umumnya, pelat nomor mobil memiliki panjang 43 cm dan lebar 13,5 cm. Sementara pelat motor memiliki panjang 27,5 cm dengan lebar 11 cm.

2. Material Pelat

Salah satu cara mengecek pelat nomor asli atau palsu adalah dengan memperhatikan materialnya. Pelat nomor asli umumnya terbuat dari bahan alumunium dengan ketebalan yang sudah ditentukan. Sementara pelat nomor palsu menggunakan material pelat besi yang lebih tipis dan cukup ringkih, berbeda dengan pelat keluaran Samsat.

3. Pola Cetakan Angka dan Huruf

Cetakan angka dan huruf pada pelat nomor asli dan palsu berbeda. Pelat nomor asli memiliki ukuran angka dan huruf, serta jarak yang konsisten. Selain itu, pelat nomor asli juga menggunakan model cetakan yang timbul pada angka dan huruf sesuai peraturan, serta tanda logo Korlantas pada sisi bawah dan tulisan Korlantas Polri pada bagian badan plat nomor.

4. Font yang Digunakan

Pemilihan font pelat nomor asli dan palsu juga berbeda. Pelat nomor asli umumnya menggunakan jenis font khusus yang tidak dijelaskan secara detail untuk menghindari pemalsuan. Sementara pelat palsu menggunakan font yang mirip atau mengikuti permintaan klien.

5. Cat pada Pelat Nomor

Warna dasar pelat juga bisa menjadi pembeda TNKB asli dengan palsu. Pelat asli mengunakan warna dasar pelat dengan sentuhan glossy, serupa dengan bagian badan pelat nomor. Selain itu, pelat nomor asli juga memiliki garis putih atau hitam yang tegas.

6. Kombinasi Angka pada Pelat

Perbedaan pelat nomor asli dengan palsu juga bisa dilihat dari kombinasi angka dan huruf. Pada pelat nomor palsu, kombinasi huruf dan angka terlihat janggal. Bagian depan dari pelat nomor biasanya menggunakan kode wilayah seperti B dari Jakarta, F dari Bogor, dan lainnya. Urutan angka berdasarkan kategori kendaraan dan kode wilayah biasanya ditulis setelah kode huruf wilayah.

Baca Juga: Begini Cara Mengetahui Pemilik Kendaraan Berdasarkan Plat Nomor

Sanksi Penggunaan Pelat Nomor Palsu

Penggunaan pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sudah diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Padal 39 ayat 5. Tak hanya itu, pemilik kendaraan yang memasang pelat nomor yang tidak dikeluarkan oleh Korlantas Polri dianggap tidak sah di mata hukum.

Bagi pemilik kendaraan bermotor yang menggunakan pelat nomor palsu, sanksi yang diberikan juga tergolong berat. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Berdasarkan pasal 280, pelanggar yang tidak memasang TNKB yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dikenakan denda paling banyak Rp500.000,- atau pidana kurungan paling lama dua bulan.

mobil terkait

Rp 137.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 115.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 92.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 127.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 100.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 110.000.000

Individu

SEMARANG


Kembali ke atas