Cara Mengecek Masa Pakai Seat Belt Anda

Tips Mobil | Mobil Bekas

Sabuk keselamatan atau juga dikenal dengan sebutan seat belt, adalah piranti utama untuk keselamatan kita disaat berkendara. Hal tersebut pun tercantum dalam UU Nomor 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 61 ayat 2, yang mewajibkan bagi pengguna kendaraan roda empat untuk memakai sabuk keselamatan selama dalam perjalanan.

Namun penggunaan yang terus menerus setiap harinya, seringkali fungsi sabuk pengaman tidak maksimal.  Beberapa masalah yang membuat sabuk pengaman tidak bekerja maksimal diantaranya adalah sabuk yang tergulung, longgar, ataupun retractor (pengunci) sabuk yang macet. Sehingga timbullah beberapa pertanyaan, salah satunya adalah apakah sabuk keselamatan memiliki usia pakai?

Pada dasarnya sabuk keselamatan tidak memiliki umur pakai, kecuali model pretensioner yang memang sekali pakai. Artinya bisa digunakan sampai kapan pun selama kondisinya layak pakai. Umur pakai sabuk keselamatan bukan ditentukan dari waktu atau jarak tempuh, tapi lebih ke kondisi fisik, layak atau tidak digunakan, ada kerusakan atau masih baik fungsinya.

Mobil yang pernah mengalami tabrakan dari depan akan mengalami penurunan daya pada sabuk keselamatan dalam menahan berat badan. Jika Anda yang mengalaminya, maka akan mudah mengetahuinya. Tetapi jika Anda membeli mobil bekas, history-nya mungkin sulit diketahui, apakah mobil bekas yang Anda beli pernah tabrakan atau tidak. Maka dari itu lakukan pengecekan dan perhatikan beberapa hal berikut:

Periksa webbing

Faktor usia membuat bahan tali atau pita getas dan lapuk. Ini ditandai dengan munculnya gumpalan-gumpalan benang pada tepian dan tengah sabuk. Meski masih kuat menahan tubuh Anda, secara estetika sudah berkurang. Segera ganti jika ditemukan robek.

Periksa locking retractor

Fungsinya untuk mengunci tali agar tubuh tertahan tak terdorong ke depan saat kecelakaan terjadi. Posisinya ada di samping atau atas kepala. Cara mengeceknya, lakukan penarikan cepat dan keras. Jika locking retractor masih baik, maka akan segera mengunci. Tetapi jika tak bekerja baik, maka akan blong.

Periksa buckle

Ini adalah bagian pengait tali atau pita sabuk. Dalam beberapa kasus kecelakaan, buckleyang buruk menjadi penyebab masalah yakni tak dapat dibuka setelah kecelakaan terjadi. Atau buckle tidak sempurna mengunci. Lakukan penggantian jika hal ini ditemukan.

Lihat buku manual

Periksa buku manual Anda tentang sabuk keselamatan. Mobil terkini umumnya telah dilengkapi inovasi seat belt dengan pretensioner, yakni tambahan sistem keamanan yang berada pada locking retractionuntuk menambah sistem kerja maksimal sabuk melindungi pemakainya. Pretensioner akan meledak menahan sabuk ketika terjadi tabrakan depan. Setelah meledak, pretensioner akan berkurang fungsinya.

Pengecekan terhadap sabuk keselamatan tidak rumit dan dapat dilakukan pada saat awal pembelian dan pasca kecelakaan. Masalah yang timbul akan mudah diketahui jika Anda rajin mengenakannya. Karena sabuk keselamatan semakin sering digunakan akan semakin baik fungsi kerjanya. Sayangi diri Anda dengan tetap menggunakan sabuk pengaman.

Oleh: Redaksi Momobil.id

Foto: iStock

Berita Terbaru

  • Tips Memilih Ban Mobil: Cara Membedakan Ban Vulkanisir dan Ban Suntikan
    • 17 Jan 2019
  • 5 Cara Mengemudi Mobil Saat Ban Meletus
    • 17 Jan 2019
  • Tips Agar Wiper Bekerja Maksimal Saat Berkendara di Musim Hujan
    • 16 Jan 2019
  • Tekanan Angin Ban yang Ideal di Waktu Hujan
    • 16 Jan 2019
  • Ini 4 Cara Mengemudi Mobil yang Baik Agar Rem Mobil Tahan Lama
    • 15 Jan 2019