Cara Mengetahui Tingkat Kerusakan Baret Mobil Menggunakan Kuku Jemari

Ditulis oleh : Helen Birgitta

3 October 2019

Cara Mengetahui Tingkat Kerusakan Baret Mobil Menggunakan Kuku Jemari

momobil.id – Melihat garis baret di bagian body mobil memang hal yang menjengkelkan. Selain tak sedap dipandang, adanya baret pada body mobil juga bisa menurunkan nilai jual jika mobil tersebut hendak dijual kembali. Ketika mendapati cat mobil tergores, pemilik kendaraan perlu mengetahui apakah tingkat kerusakan goresan atau baret tersebut termasuk kategori rusak parah atau tidak.

Hal ini penting guna mengetahui cara penanganannya. Jika termasuk baret halus, maka baret tersebut bisa dihilangkan menggunakan kompon. Lalu, bagaimana mengetahui apakah baret pada mobil termasuk baret halus atau sudah rusak parah? Menurut Stefanus Yoga dari Detailworks MotoSpa, cara mengetahui tingkat kerusakan goresan pada cat mobil bisa dengan menggunakan kuku jari. Caranya, cukup meraba bagian baret tersebut dengan kuku jari.

“Cara identifikasi dengan kuku jari. Jadi raba bagian baret tersebut dengan kuku jari, kalau udah kerasa berarti baretnya udah dalam dan sulit hilang. Tapi kalau baret itu enggak kerasa, masih bisa diperbaiki sendiri,” ujar Yoga kepada detik.

Untuk memperbaiki baret halus, pemilik mobil hanya perlu menyiapkan rubbing compound yang harganya berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp50 ribuan. Cara pengaplikasiannya, balurkan krim kompon ke kain micro fiber. Setelah itu, poles ke bagian cat yang terbaret. Lap perlahan, secara memutar dan ketika sudah mengering tambahkan lagi krim komponnya. Sebagai catatan, penggunaan krim kompon hanya berguna untuk baret yang kedalamannya tidak melebihi pernis.

Baca Juga: Ban mulai getas artinya sudah kedaluwarsa, benarkah demikian?

Lalu, bagaimana jika goresannya sudah masuk ke bagian cat? Yoga menjelaskan hal tersebut butuh penanganan khusus. “Nama perawatannya wet sanding. Jadi nanti permukaan cat yang baret akan diamplas, baru setelah itu masuk proses polishing dengan kompon. Jadi nggak perlu repaint,” tuturnya.

“Nama perawatannya wet sanding. Jadi nanti permukaan cat yang baret akan diamplas, baru setelah itu masuk proses polishing dengan kompon. Jadi nggak perlu repaint,” tuturnya. “Nama perawatannya wet sanding. Jadi nanti permukaan cat yang baret akan diamplas, baru setelah itu masuk proses polishing dengan kompon. Jadi nggak perlu repaint,” tuturnya. “Nama perawatannya wet sanding. Jadi nanti permukaan cat yang baret akan diamplas, baru setelah itu masuk proses polishing dengan kompon. Jadi nggak perlu repaint,” tuturnya.

Adapun bagi pemilik mobil yang ingin menjaga warna cat tetap mengkilap dan meminimalisir hadirnya baret halus, cara paling sederhana yang bisa dilakukan yakni dengan mencuci mobil tersebut. Pasalnya, jika debu terus dbiarkan melekat pada cat, maka debu tersebut akan mengendap lalu bisa menimbulkan baret halus pada cat mobil. Lama kelamaan, hal ini pun akan membuat warna cat menjadi pudar. Karena itu, pemilik mobil wajib mencuci kendaraannya setidaknya seminggu sekali guna menjaga warna cat tetap mengkilap.

Sumber gambar: dream

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas