Cara Mengoperasikan Pedal Kopling yang Benar Pada Mobil Manual

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 18 September 2020

Cara Mengoperasikan Pedal Kopling yang Benar Pada Mobil Manual

momobil.id – Mengetahui tips mengoperasikan kopling dengan benar pada mobil manual merupakan hal penting bagi pengemudi. Hal ini karena kopling mempunyai peran penting pada mekanisme penggerak mobil. Tugasnya adalah menjadi penyambung sekaligus pemutus daya dari mesin ke sistem transmisi.

Agar mengendarai mobil manual tetap menyenangkan, pengemudi perlu mengetahui beberapa tips menggunakan kopling ketika mengemudikan mobil dengan transmisi manual

Mengemudi mobil manual menjadi hal yang menyenangkan bila memahami tips teknik menggunakan kopling yang tepat. Sebaliknya, bila salah mengemudi justru bisa berujung celaka atau minimal membuka potensi kerusakan pada kendaraan. Lalu, apa saja tips ketika menggunakan kopling mobil manual? Berikut penjelasannya.

Hindari melepas kopling dengan kasar

Hal pertama penyebab kopling cepat rusak adalah kebiasaan melepas dan menginjak kopling dengan cara yang sangat kasar. Kebiasaan ini umumnya terjadi ketika pengemudi melepaskan pedal kopling, sementara transmisi mobil belum berpindah. Akibatnya, terdengar bunyi kasar pada kopling. Karena itu, pengemudi sebagai pengendara harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

Jangan menggantung pedal kopling

Penyebab kopling mudah rusak selanjutnya adalah terlalu sering menginjak pedal kopling, atau biasa disebut kebiasaan menggantung kopling maupun setengah kopling. Menginjak kopling mobil manual di sepanjang perjalanan adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan kopling cepat rusak. Ini sering terjadi pada pengemudi yang malas mengangkat kakinya dari pedal kopling ketika sudah tidak diperlukan lagi.

Baca juga: Siapa Penemu Fitur Cruise Control? Ini Dia Orangnya

Hindari menginjak kopling dengan posisi gigi 1 atau 2 aktif saat menunggu lampu merah

Menginjak kopling di posisi gigi 1 atau 2 saat menunggu lampu merah atau sedang berhenti tidak disarankan. Namun ada beberapa pengemudi yang masih melakukan hal ini. Bukan tanpa alasan tentunya mereka melakukan hal ini. Alasannya agar siap sedia dalam kondisi stand by, sehingga saat lampu hijau menyala sudah tidak lagi dibebankan dengan memasukkan gigi dan menginjak kopling.

Tanpa disadari apabila terus melakukan kebiasaan ini, yang terjadi adalah kampas kopling akan cepat habis karena terus bergesekan dengan flywheel dan cover clutch.

Jangan menggenjot pedal kopling dan gas saat menanjak

Menggenjot kopling dan gas secara bersamaan untuk mempertahankan posisi agar tidak mundur merupakan kesalahan besar. Tanpa disadari, perilaku tersebut akan membuat panas pelat kopling akibat gesekan yang terus menerus dan menimbulkan bau karet terbakar. Cara terbaik untuk mempertahankan posisi saat tanjakan adalah hanya menginjak remnya saja. Apabila hendak berakselerasi, bisa gunakan rem tangan sebagai bantuan agar tidak mundur.


Kembali ke atas