Cara Menyetir Stop and Go di Tanjakan agar Tidak Mundur Sendiri

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 16 April 2020

Cara Menyetir Stop and Go di Tanjakan agar Tidak Mundur Sendiri

momobil.id – Bagi pengemudi pemula yang mengendarai mobil bertransmisi manual, melewati jalan tanjakan merupakan tantangan tersendiri. Jika belum ahli, mobil bisa saja mundur sendiri ketika menyetir di jalan tanjakan sehingga berpotensi menyenggol kendaraan di belakang.

Hal ini bisa bertambah rumit bagi pengemudi pemula jika terjadi kemacetan di jalan menanjak yang mengharuskan mobil melaju secara stop and go. Agar mesin mobil tidak berulang kali mati karena kurang tepat melepas kopling, berikut tips menyetir di tanjakan yang bisa dicoba bagi pengemudi pemula.

Gunakan gigi rendah

Jika menemui jalur menanjak yang tidak begitu tajam, pengemudi bisa menggunakan gigi dua atau gigi satu. Namun jika tanjakan yang dilalui benar-benar curam, maka gunakan gigi satu agar mesin tidak mati dan mobil bisa terus melaju.

Gunakan rem tangan

Menggunakan setengah kopling ketika menyetir stop and go di jalan tanjakan memang kerap dilakukan beberapa pengemudi. Namun cara ini bisa mengakibatkan kopling cepat panas. Karena itu, ketimbang menggunakan setengah kopling, sebaiknya menggunakan rem tangan. Ketika mobil berhenti, pengemudi bisa langsung menarik rem tangan agar mobil tidak turun. Ketika mobil mulai berjalan, lepaskan rem tangan secara perlahan-lahan dan diikuti melepaskan kopling.

Sedangkan kaki yang lain menekan pedal gas untuk bergerak maju. Cara ini memang akan sulit dilakukan para pengemudi pemula. Jadi, pengemudi bisa latihan terlebih dahulu di tanjakan yang tidak terlalu ramai.

Rem kaki untuk tanjakan landai

Jika melewati tanjakan yang tidak terlalu curam, pengemudi bisa mencoba menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling. Cara yang dilakukan adalah menginjak pedal rem ketika berhenti, lalu netralkan posisi persneling. Ketika mulai berjalan, lepaskan pedal rem secara perlahan-lahan dengan melepaskan pedal kopling. Mobil akan bergetar dan maju secara perlahan-lahan. Namun sebagai catatan, cara ini hanya berfungsi ketika menyetir di tanjakan yang tidak terlalu tinggi.

Baca juga: Hanya Bayar Biaya Berlangganan Sudah Bisa Pakai Mobil Baru Toyota

Adapun bagi mobil transmisi otomatis yang tidak memiliki kopling, cukup memainkan rem tangan atau rem kaki saja ketika melewati tanjakan. Namun pastikan menggunakan jenis persneling yang tepat. Pada mobil matic, ada yang mempunyai jenis persneling D1, D2, D3 atau hanya D atau L saja. Gunakan D1 atau D2 atau lambang L ketika memasuki jalan tanjakan.

Sumber gambar: Shutterstock



Kembali ke atas