Bagian Mobil Ini Bisa Rusak Loh Jika Sering Dijemur, Coba Cek Cebelum Menyecal

Ditulis oleh : Helen Birgitta

10 October 2019

Bagian Mobil Ini Bisa Rusak Loh Jika Sering Dijemur, Coba Cek Cebelum Menyecal

momobil.id – Perubahan musim seperti musim kemarau maupun musim hujan bisa mempengaruhi kondisi mobil, baik mobil dalam kondisi sedang terpakir atau dalam keadaan bergerak. Terutama pada musim kemarau, dampak yang ditimbulkan cukup beragam. Mulai dari pudarnya cat mobil dan terlihat kusam, hingga kerusakan komponen karena secara tidak langsung mobil terjemur teriknya matahari.

Ario Hadi selaku Operation Manager Autospa menjelaskan bahwa musim kemarau lebih berpotensi menimbulkan kerusakan pada mobil dibanding musim hujan karena kendaraan sering terjemur teriknya matahari dalam waktu yang cukup lama.

Lalu, apa saja kerusakan atau efek buruk yang mungkin timbul akibat terlalu sering menjemur mobil di bawah terik matahari? Berikut penjelasan selengkapnya seperti dilansir laman resmi Daihatsu.

Eksterior

Sumber Gambar : IST

Bagian eksterior terutama cat mobil lebih mudah pudar dan kusam karena langsung terpapar teriknya matahari dalam waktu lama. Karena suhu yang tinggi berpotensi memanggang cat dan karet-karet. Karena itu lebih baik memarkirkan mobil di basement atau di bawah kanopi agar kondisi cat terlindungi dan tidak langsung terkena paparan sinar matahari.


Karet wiper

Sumber Gambar: blackxperience

Selanjutnya, karet wiper juga dapat mengeras dan rusak mobil terlalu lama dan sering terpapar sinar matahari. Dampak negatifnya, wiper tidak lagi elastis dan bisa meninggalkan baret pada kaca. Solusinya, tegakkan batang wiper sebelum meninggalkan mobil guna untuk menghindari wiper yang mengeras atau menjadi tidak rata karena menempel pada kaca yang panas.

Interior

Sumber Gambar : IST

Bukannya hanya bagian eksterior yang terkena dampak, bagian interior juga bisa mengalami penurunan kualitas lantaran suhu di dalam kabin bisa menjadi sangat tinggi hingga 70 derajat celsius. Jika suhunya setinggi itu, maka berpotensi merusak bagian soft touch yang terbuat dari kulit sintesis seperti mengalami pecah-pecah. Untuk mengatasi hal ini, pemilik mobil bisa menutupi kaca bagian depan dengan penutup kaca mobil antipanas atau menggunakan kaca film yang mampu mengurangi efek sinar ultraviolet ke dalam kabin.

Pendingin udara (AC)

Sumber Gambar : otomotif.tempo

Ketika suhu udara cukup panas, biasanya para pengendara akan menyalakan AC dengan suhu tinggi ketika memasuki mobil. Hal itu dilakukan guna menghilangkan dan menurunkan suhu pengap yang panas di dalam mobil. Namun hal ini justru membuat konsumsi bahan bakar lebih boros dan kinerja AC menjadi tidak optimal. Karena itu, sebaiknya membuka jendela lebih dulu sebelum menyalakan AC guna mengeluarkan hawa panas agar kondisi kabin mobil bisa lebih sejuk. Setelahnya, baru nyalakan AC.

Sumber gambar: bimmerforums

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas