Daftar Pabrikan Mobil yang Hentikan Sementara Produksi Akibat COVID-19

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 10 April 2020

Daftar Pabrikan Mobil yang Hentikan Sementara Produksi Akibat COVID-19

momobil.id – Dampak pandemi COVID-19 membuat berbagai pabrikan mobil di Indonesia melakukan perubahan pada kegiatan produksinya. Mulai dari Suzuki, Toyota, hingga Honda kompak menghentikan sementara aktivitas produksi mobil di pabrik guna mencegah penyebaran COVID-19.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan sementara aktivitas produksi selama dua pekan mulai dari 13-24 April 2020.

Menurut Head of Public Relation PT SIS, Rudiansyah, ada tiga pabrik yang dihentikan kegiatan produksinya yakni di Cakung, Tambun, dan Cikarang. Meski menghentikan sementara, Rudiansyah menyatakan upah karyawan tetap dibayar penuh sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk bagian penjualan, kami sudah membuat imbauan kepada seluruh dealer agar tetap memberikan pelayanan pada pelanggan. Termasuk menyediakan hand sanitizer, memeriksa suhu tubuh, dan menjaga jarak,” ujar Rudiansyah di sela-sela peluncuran virtual New Suzuki Ignis.

Ilustrasi perawatan berkala di bengkel resmi
Ilustrasi perawatan berkala di bengkel resmi

Sedangkan pada layanan aftersales, Suzuki menyediakan call center Halo Suzuki guna memudahkan pelanggan melakukan request Home Service. Bagi mobil konsumen yang harus dibawa ke bengkel, Suzuki juga menyediakan layanan Pick Up Service. “Suzuki juga memiliki layanan emergency road assistance 24 jam,” tuturnya.

Adapun Honda Prospect Motor selaku agen tunggal pemegang merek mobil Honda di Indonesia juga memutuskan menghentikan sementara aktivitas produksi di pabrik selama dua pekan.

Menurut Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy, penghentian sementara aktivitas produksi ini terhitung dari tanggal 13 April 2020. Kondisi yang dimaksud terkait penghentian sementara tersebut yakni pergerakan pasar yang terus turun setiap harinya dan tersendatnya rantai pasokan komponen kendaraan.

Hal serupa juga dilakukan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Dalam laman resminya, TMMIN mengumumkan bahwa mereka telah menetapkan kebijakan untuk menghentikan aktivitas produksi sejak tanggal 13–17 April 2020.

Baca juga: Tips Ampuh Atasi Kaca Mobil yang Berembun

“Selanjutnya, sambil berjalan, kami akan terus memantau perkembangan situasi termasuk kemungkinan untuk segera kembali melakukan aktivitas produksi ketika ada pembaruan tentang kondisi pasokan dan permintaan pelanggan. Kami selalu memastikan bahwa semua kegiatan penyesuaian aktivitas di TMMIN selalu mendapatkan persetujuan dari otoritas nasional dan lokal,” ujar Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam.

Senada dengan Toyota, Daihatsu turut menghentikan sementara aktivitas produksinya sejak tanggal 10-17 April 2020. Keputusan membuka kembali aktivitas produksi akan menyesuaikan kondisi di lapangan agar tetap memenuhi kebutuhan pelanggan, terutama kebutuhan ekspor. Selain menghentikan produksi pabrik Daihatsu, seluruh outlet dan bengkel resmi di kawasan Jakarta diputuskan tidak beroperasi sementara terhitung dari tanggal 10-24 April 2020.



Kembali ke atas