Dinilai Buruk, Sistem di Mobil Autopilot Tesla Perlu Dibenahi

Ditulis oleh : Agita Bela Hakiki | 6 November 2020

Dinilai Buruk, Sistem di Mobil Autopilot Tesla Perlu Dibenahi

momobil.id – Sistem autopilot atau kemudi otonom mobil listrik Tesla dinilai buruk oleh Majalah Customer Reports. Mereka menilai, sistem autopilot Tesla buruk dalam keterlibatan pengemudi dan kejelasan seputar keamanan penggunaan sistem ini.

Penilaian ini didasarkan pada sejumlah kecelakaan yang melibatkan sistem autopilot Tesla beberapa tahun terakhir yang di antaranya berakibat fatal.

“Produsen mobil juga perlu menyadari bahwa semakin mampu mereka mengembangkan sistem dalam hal bantuan pengemudi, semakin besar kemungkinan pengemudi mengabaikan dan mencoba untuk membiarkan mengemudi ke mobil,” ujar Kelly Funkhouser Kepala Consumer Reports dilansir dari Okezone.com.

Tak hanya Consumer Reports, Program Penilaian Mobil Baru Eropa pun juga memberikan penilaian buruk untuk sistem autopilot Tesla. Dari 10 sistem autopilot yang diniliai, Tesla berada di posisi keenam. Pertimbangan keamanan pengemudi untuk tetap terlibat menjadi alasan yang utama.

Baca juga: Tesla Lakukan Recall Model X dan S di Tiongkok, Apa Penyebabnya?

Namun, Tesla juga mencatatkan torehan positif dari segi kinerja dan kemampuan menanggapi keadaan darurat. Menurut Consumer Reports, Tesla berada di urutan kedua dalam hal sistem perangkat lunak di tahun 2020. Sebuah torehan positif memang, mengingat dua tahun sebelumnya Tesla berada di posisi ketujuh.

Sistem autopilot atau kemudi otonom pada mobil listrik Tesla memang sebuah inovasi yang luar biasa dan mempermudah pengemudi dalam menyetir. Namun, sang pengemudi juga tetap harus memperhatikan jalan dan tidak sepenuhnya mengandalkan sistem ini guna menghindari potensi kecelakaan.

Adapun sistem autopilot Tesla sebelumnya juga sempat digugat oleh Center for Protection Against Unfair Competition, sebuah organisasi nirlaba yang didanai oleh perusahaan dan kelompok industri. Dalam tuntutan tersebut Tesla digugat mengenai cara produsen mobil tersebut mempromosikan fitur bantuan pengemudi yang sebagian otomatis.

Pada akhirnya, pengadilan Jerman pun memutuskan bahwa Tesla telah menyesatkan pelanggan mengenai mobil self driving atau sistem autopilot yang disebut semi-autonomous driving system. Seperti dilansir Okezone, pengadilan yang berada di Munich ini selanjutnya melarang Tesla menggunakan pesan tertentu terkait sistem autopilot ini dalam iklannya di Jerman.

Sementara itu, CEO Tesla, Elon Musk mengatakan baru-baru ini jika Tesla sudah “sangat dekat” untuk mencapai otonomi Level 5 tahun ini. “Saya tetap yakin bahwa kami akan memiliki fungsionalitas dasar untuk otonomi Level 5 yang akan selesai tahun ini,” kata Musk pada pesan video di World Artificial Intelligence Conference di Shanghai.


Kembali ke atas