Empat Hal Penting dalam Merawat Mobil Listrik

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 26 April 2020

Empat Hal Penting dalam Merawat Mobil Listrik

momobil.id – Merawat mobil listrik memang agak berbeda dibanding merawat mobil bermesin bensin atau solar. Jika mobil konvensional membutuhkan perawatan seperti mengganti oli atau membersihkan injektor, maka hal yang perlu diperhatikan pada mobil listrik adalah merawat baterai mobil listrik agar kemampuannya tidak berkurang drastis.

Pada umumnya mobil listrik maupun PHEV rata-rata memiliki garansi baterai hingga sepuluh tahun. Namun jika penggunaannya tidak benar, maka tentu bisa mempengaruhi usia pakai baterai itu sendiri. Hyundai yang turut mengembangkan mobil listrik dengan produk Ioniq dan Kona, memberikan beberapa tips bagaimana merawat baterai mobil listrik agar lebih awet ketika dipakai sehari-hari.

Waktu pengisian baterai

Ketika ingin mengisi ulang baterai, sebaiknya saat posisi baterai di bawah dua puluh persen. Hal ini bertujuan untuk menghindari penurunan kinerja baterai yang lebih cepat. Selain itu, waktu ideal pengisian baterai yaitu setiap hari, dua hari sekali, atau tiga hari sekali.

Batas maksimum pengisian

Mengisi daya hingga seratus persen sebenarnya tak masalah asalkan dilakukan sebagai rutinitas. Namun mengisi daya hingga 80-90 persen juga tak masalah asalkan juga rutin dilakukan sehari-hari.

Parkir tempat teduh

Pemilik mobil listrik sebaiknya memarkirkan kendaraannya di tempat teduh lantaran baterai lithium-ion akan terdegradasi lebih cepat ketika suhu naik.

Lakukan service rutin

Sama seperti mobil konvensional, mobil listrik juga tentunya membutuhkan perawatan berkala. Karena itu, tetap lakukan service rutin guna memastikan kinerja baterai dan komponen lainnya tetap maksimal agar tak mengganggu kenyamanan berkendara.

Baca juga: Ini Sebabnya Mobil Baru Penting Melakukan Service 1000 km Pertama

Adapun selain empat hal di atas, pengisian baterai mobil listrik sebaiknya dilakukan dengan cara normal dan bukan dengan quick charging. Hal ini guna mencegah penurunan usia pakai baterai itu sendiri. Quick charging sebaiknya hanya dilakukan ketika mobil menempuh perjalanan jauh dan harus mengisi daya di tengah-tengah perjalanan.



Kembali ke atas