Ganjil Genap Di Jakarta Masih Belum Diberlakukan Hingga Hari Ini

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 29 June 2020

Ganjil Genap Di Jakarta Masih Belum Diberlakukan Hingga Hari Ini

momobil.id – Direktorat Lalu Lintas Polda Metrojaya masih belum mengkonfirmasi terkait diberlakukannya kembali sistem ganjil genap. Dalam hal ini, sudah 3,5 bulan jalanan Jakarta bebas peraturan pembatasan kendaraan. Seperti yang diketahui, aturan ganjil genap DKI Jakarta ditiadakan sejak 16 Maret 2020. Ditiadakannya aturan ganjil genap ini seiring dengan penyebaran virus coron / COVID-19 di Indonesia. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta.

“Ganjil genap belum dioperasionalkan,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo dilansir dari kumparan.com pada Minggu malam (28/6).

Diberlakukan kembali peraturan pembatasan kendaraan ini merupakan wewenang dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Aturan ganjil genap juga akan berlaku kembali bila ada keputusan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Diberlakukannya ganjil genap sudah tertuang berdasarkan Pergub nomor 51 tahun 2020, namun pelaksanaannya masih ditunda. Pemerintah perlu mengevaluasi kondisi lalu lintas terlebih dahulu sebelum mengadakan kembali sistem ganjil genap.

Baca Juga: Rencana Penerapan Ganjil Genap PSBB Transisi, Ini Daftar Kendaraan yang Dikecualikan

Hal yang sama juga disampaikan oleh Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Syafrin mengatakan bahwa sistem ganjil genap belum bisa diberlakukan. Hal ini karena pihaknya masih terus mengevaluasi kondisi lalu lintas dan memantau perkembangan situasi arus lalu lintas pada masa PSBB transisi ini. Evaluasi ini nantinya akan menjadi pertimbangan kapan kembali diberlakukannya sistem ganjil genap untuk menghindari kemacetan. Prinsip penerapan ganjil genap memang berdasarkan evaluasi. Ketika kondisi jalanan sudah sangat padat, maka pemerintah akan memberlakukan ganjil genap.

Meskipun demikian, pemerintah bisa saja melakukan kembali sistem ganjil genap. Hal ini akan dilakukan apabila penemuan positif COVID-19 meningkat selama masa PSBB transisi meningkat. Walaupun demikian, pemerintah tetap menyarankan masyarakat agar tetap mengurangi aktivitas di luar rumah.

Sumber gambar: idnjurnal.com


Kembali ke atas