Gara-gara Sabuk Pengaman, Volvo Recall Lebih dari 2 Juta Mobil

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 9 July 2020

Gara-gara Sabuk Pengaman, Volvo Recall Lebih dari 2 Juta Mobil

momobil.id – Volvo mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap 2.183.701 mobil mereka secara global akibat ditemukannya kendala pada fitur keselamatan sabuk pengaman. Beberapa mobil yang terdampak recall ini antara lain model Volvo S60, V60, XC60, V70, XC70, dan S80 yang diproduksi periode 2006 dan 2019.

Seperti dilansir Antara, masalah itu itu terjadi pada kabel baja sabuk pengaman kursi depan sudah tidak efektif menahan beban karena faktor usia atau masa pakai yang sudah habis. Kabel baja tersebut akan kelelahan karena usia pemakaian kendaraan maupun perilaku pengguna sabuk pengaman.

Kondisi tersebut, pada akhirnya akan mempengaruhi fungsi tali baja sebagai penahan sabuk pengaman. Perusahaan asal Swedia itu mengatakan belum menerima laporan cedera atau kecelakaan terkait masalah tersebut. Melalui recall ini, Volvo mengatakan akan memberikan komponen baru sebagai pengganti kabel yang rusak.

Adapun Volvo merupakan produsen otomotif yang mengenalkan fitur sabuk pengaman tiga titik pada tahun 1959. Fitur tersebut ditemukan oleh insinyur Volvo, Nils Bohlin, yang merupakan mantan insinyur penerbangan Saab. Dia menemukan sabuk pengaman yang lebih baik karena selain ‘mengunci’ bagian tubuh, tapi juga pangkuan (pinggang).

Desain ini pertama kali diluncurkan di negeri asalnya, Swedia, pada model Volvo Amazon dan Volvo PV544. Laman Jalopnik menyebutkan, ini adalah penemuan yang revolusioner. Dan yang paling penting, sebetulnya ia bisa menghasilkan banyak uang melalui paten. Di sinilah yang menarik. Seperti dilansir Liputan6.com, Volvo memutuskan untuk tidak melakukan itu. Mereka tidak membuatkan paten untuk sabuk pengaman tiga titik.

Baca juga: Spesifikasi Suzuki ACross yang Jadi Kembaran Toyota RAV4

Implikasinya, setiap produsen mobil bisa mengaplikasikannya tanpa perlu membayar sepeserpun ke Volvo. Mereka memutuskan bahwa penemuan ini begitu penting. Namun nilainya lebih berharga jika ia digratiskan, ketimbang harus diberikan paten.

“Keputusan untuk melepaskan paten sabuk pengaman tiga titik itu visioner dan sesuai dengan prinsip keselamatan Volvo,” jelas Managing Director Volvo, Alan Dessell.

Sumber gambar: Car Dealer Magazine


Kembali ke atas