Garansi Mobil Bisa Hangus Gara-gara Modifikasi Jok, Begini Penjelasannya

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 21 August 2020

Garansi Mobil Bisa Hangus Gara-gara Modifikasi Jok, Begini Penjelasannya

momobil.id – Melakukan modifikasi mobil selama masa garansi bisa berakibat pada hangusnya garansi mobil itu sendiri. Biasanya, pemilik mobil menahan keinginan modifikasi di bagian vital seperti kelistrikan maupun mesin guna menjaga masa garansi. Salah satu bagian yang dianggap aman yakni modifikasi jok mobil.

Namun ternyata, modifikasi jok mobil juga bisa berpengaruh pada garansi yang diberikan pabrikan. Hal ini dikarenakan pada beberapa tipe mobil, jok bagian depan sudah dilengkapi dengan airbag atau kantung udara yang akan mengembang jika terjadi kecelakaan.

“Tujuannya untuk melindungi pengemudi dan penumpangnya dari benturan fatal. Namun jika jok dimodifikasi dan menghalangi kinerja sistem ini, maka garansi kendaraan bisa gugur,” ujar Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Hendrik Wiradjaja seperti dilansir Medcom.id.

Ia juga menegaskan bahwa konfigurasi kantung udara sebagai sistem safety di mobil ini juga sudah terintegrasi dengan sistem kantung udara di beberapa bagian. Dikhawatirkan, jika melakukan modifikasi di salah satu bagian tersebut, maka akan membuat sistem yang lain juga ikut macet.

“Makanya kami menyarankan untuk tidak melakukan modifikasi di beberapa bagian vital yang berhubungan langsung dengan sistem safety kendaraan itu sendiri. Lantaran ini akan berpengaruh terhadap sistem garansi mobil secara keseluruhan,” jelasnya.

Hal yang cukup fatal jika melakukan modifikasi dan sudah menyentuh ke bagian elektronik kendaraan tersebut. Lantaran dengan pembedaan setup dan modul, maka bisa mengubah cara kerja bawaan sistem yang ada. Sehingga ini secara otomatis menggugurkan garansi.

Baca juga: Cara Kerja Seat Belt Pretensioner Ketika Terjadi Benturan Keras

Adapun pada beberapa mobil keluaran terbaru, fitur airbag telah dikembangkan dengan otomatis secara elektronik. Melalui terobosan baru ini, airbag akan didukung melalui energi listrik. Beberapa sinyal listrik ini akan terdapat pada komponen mobil yang biasanya menjadi tempat pengendara mengalami benturan. Fitur keselamatan ini bakal berfungsi ketika mobil bergerak dengan kecepatan melebihi 30 km/jam.

Seperti dijelaskan di atas, pengguna juga perlu menghindari beberapa hal yang dapat mengurangi fungsi kerja alat pelindung diri ini seperti modifikasi dan penambahan aspek tertentu. Pengguna hanya perlu merawat apa yang ada secara periodik agar alat pelindung diri ini tetap berfungsi dengan baik.

Sumber gambar: Shutterstock



Kembali ke atas