Ketahui Gejala dan Penyebab dari Dinamo Ampere Mobil yang Bermasalah

Ditulis oleh : admin | 4 November 2022

Ketahui Gejala dan Penyebab dari Dinamo Ampere Mobil yang Bermasalah

momobil.id – Aki mobil dikenal sebagai sumber listrik untuk kebutuhan perangkat mobil. Komponen ini mendapatkan sumber listrik dari dinamo ampere. Disebut juga sebagai alternator, dinamo ampere mampu mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Dinamo ampere yang rusak mampu membuat aki mobil menjadi tekor. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab dan gejala dinamo ampere mobil yang bermasalah.

Fungsi Dinamo Ampere

Dinamo ampere berfungsi untuk memberi daya pada sebagian besar komponen elektronik mobil. Misalnya, seperti lampu depan, power window, wiper, kursi, dan sistem pada dashboard mobil. Komponen ini juga memiliki fungsi mengisi baterai mobil ketika sedang berkendara.

Komponen dinamo ampere atau alternator bekerja dengan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Ketika mobil menyala, dinamo ampere akan memberi daya pada sabuk penggerak yang bertumpu pada katrol. Poros rotor pada katrol akan berputar dan menggerakan magnet pada kumparan, kemudian menghasilkan arus bolak-balik yang disalurkan ke dinamo ampere. Penyearah mengubah arus bolak-balik menjadi searah, sehingga komponen elektronik pada mobil dapat aktif.

Penyebab Dinamo Ampere Bermasalah

Dinamo ampere dikenal sebagai komponen mobil yang jarang mengalami kerusakan. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan komponen ini bermasalah.

1. Output Energi Alternator Tidak Sesuai

Salah satu penyebab utama dinamo ampere yang bermasalah adalah energi yang tidak sesuai atau terlalu tinggi. Hal ini diakibatkan pemasangan komponen elektrik yang tidak sesuai standar dan diberikan beban yang besar. Dinamo ampere tidak mampu menangani arus listrik yang besar, sehingga komponen tersebut bermasalah.

2. Adanya Kontak Carbon Rush dengan Rotor Slip Rings

Kontak antara carbon rush dengan rotor slip rings dapat mengakibatkan arus listrik menuju rotor coil terhambat. Hal ini dapat menyebabkan alternator tidak bekerja secara optimal, bahkan rusak dalam kurun waktu tertentu.

3. Belt yang Kendur

Dinamo ampere yang bermasalah bisa jadi diakibatkan belt yang kendur. Biasanya, belt kendur akibat intensitas pemakaian yang tinggi dan tidak dirawat dengan baik. Belt yang kendur dapat membuat mesin mobil berdecit.

Baca Juga: Segera Service Mobil Jika Sudah Menunjukkan Gejala Seperti Ini

Gejala Dinamo Ampere Mobil yang Bermasalah

Ada beberapa gejala yang ditimbulkan ketika dinamo ampere atau alternator mobil mengalami masalah.

1. Timbulnya Bau Terbakar pada Mobil

Apabila tercium bau karet terbakar, bisa jadi ada masalah pada kabel alternator atau dinamo ampere. Hal ini bisa terjadi akibat adanya gesekan dari belt yang tidak terpasang dengan baik. Segera ke bengkel resmi jika kabl alternator terbakar.

2. Cahaya Lampu Sorot Mobil Meredup

Biasanya, cahaya lampu sorot sangat terang ketika dipakai di malam hari. Dinamo ampere yang bermasalah membuat suplai listrik melemah. Cahaya lampu sorot tentu akan meredup karena arus listrik yang lemah. Oleh karena itu jika lampu sorot redup, maka segera lakukan pengecekan terhadap dinamo ampere.

3. Lampu Indikator pada Dashboard Menyala

Ketika suplai listrik menurun, lampu indikator pada dashboard akan menyala. Indikator ini dapat ditemukan pada bagian dashboard dengan gambar baterai accu. Selain menyala akibat kondisi baterai yang lemah, indikator baterai accu juga menyala akibat adanya masalah pada dinamo ampere mobil.

4. Timbul Bunyi Decitan pada Mesin

Masalah pada dinamo ampere atau alternator biasanya bisa ditandai dengan timbulnya bunyi decitan pada mesin. Suara ini timbul karena posisi pulley yang tidak sejajar. Kondisi ini membuat belt pada alternator melintir, sehingga timbul bunyi decitan.

5. Aki Tidak Berfungsi Normal

Sebagian orang cenderung menyimpulkan suplai energi listrik yang tidak maksimal dikarenakan masalah pada aki. Namun, hal tersebut bisa jadi karena masalah pada dinamo ampere. Apabila pengisian daya atau penggantian aki sudah dilakukan namun suplai energi listrik masih tidak maksimal, maka dinamo ampere bermasalah.

Cara Memperbaiki Dinamo Ampere yang Rusak

Komponen dinamo ampere yang rusak bisa diperbaiki. Berikut ini merupakan langkah-langkah memperbaiki dinamo ampere yang rusak.

1. Periksa Fisik Dinamo Ampere

Pertama, periksalah bagian bearing dengan puller menggunakan dinamo tester atau menggunakan tangan. Kemudian, bongkar setiap komponen dan bersihkan secara keseluruhan termasuk slip ring dan brush. Periksalah bagian dinamo ampere setelah membongkar komponennya.

Ketika sudah memeriksa fisik dari dinamo ampere, pasang kembali komponennya dan pastikan tidak ada yang longgar atau kebocoran pada slip ring. Nyalakan mesin mobil atau dinamo tester untuk memastikan dinamo ampere bekerja dengan baik.

2. Mengganti Komponen Dinamo Ampere

Apabila komponen dinamo ampere sudah tidak layak dan rusak, maka segera ganti dengan yang baru. Hal ini agar dinamo ampere dapat kembali bekerja secara optimal.

3. Melakukan Servis Secara Berkala

Servis berkala perlu dilakukan agar kondisi mobil tetap optimal. Selain itu, pemilik mobil juga dapat mengetahui komponen yang bermasalah dan perlu diganti.

mobil terkait

Rp 601.150.000

Individu

JAKARTA PUSAT

Rp 331.100.000

Individu

JAKARTA PUSAT

Rp 309.100.000

Individu

JAKARTA PUSAT

Rp 1.605.600.000

Individu

JAKARTA

Rp 275.000.000

Individu

BANDUNG


Kembali ke atas