Harga Mitsubishi Xpander Jadi Segini Setelah Kena Potongan PPnBm dan Diskon dari Dealer

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 20 March 2021

Harga Mitsubishi Xpander Jadi Segini Setelah Kena Potongan PPnBm dan Diskon dari Dealer

momobil.id – Dari 21 model yang mendapat insentif potongan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen selama periode Maret-Mei 2021, Mitsubishi Xpander termasuk satu di antaranya. Diskon PPnBM pada Mitsubishi Xpander cukup lumayan, yakni Rp13 jutaan hingga Rp18 jutaan.

Potongan PPnBM ini belum ditambah diskon yang diberikan dealer Mitsubishi untuk pembelian Xpander selama periode tersebut. Lalu, berapa besaran diskon yang diberikan pihak dealer?

“Contoh untuk Xpander Ultimate 2021 (warna) non putih, harga OTR Rp278.900.000. Lalu dipotong PPnBM Rp16.770.000 dan diskon dealer Rp6.000.000, maka harganya jadi Rp256.130.000,” kata Sales Counter Mitsubishi Puri Indah, Tania, kepada detikOto.

“Contoh lainnya, Xpander Ultimate 2021 (warna) putih harga OTR-nya Rp280.400.000. Terus kena PPnBM Rp16.930.000 dan diskon dealer Rp6.000.000, harganya jadi Rp257.470.000,” sambungnya.

Lanjut bicara soal simulasi kreditnya, jika memilih uang muka 20 persen dan masa angsuran 60 bulan (5 tahun), maka dikenakan TDP (Total Down Payment) Rp38.746.356 (sudah termasuk diskon dealer Rp6.000.000).

Sementara jika pilih tenor angsuran 5 tahun, maka angsuran yang wajib disetorkan per bulan adalah Rp5.345.000. Ada juga opsi tenor yang lebih lama, yakni 6 tahun (72 bulan), dengan besaran angsuran Rp4.810.000.

Sebagai informasi, mulai bulan Maret 2021, mobil-mobil baru dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak dua roda atau 4×2, juga sedan dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc, akan mendapatkan PPnBM nol persen selama 3 bulan (Maret-Mei 2021).

Baca juga: Daftar Model yang Dapat Potongan PPnBM untuk Pembelian Mobil Baru

Pemberian insentif ini dilakukan secara bertahap selama 9 bulan, di mana masing-masing tahapan akan berlangsung selama 3 bulan. Tahap pertama akan diberikan insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif atau PPnBM 0 persen.

Kemudian diikuti insentif PPnBM sebesar 50 persen dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua. Dan pada tahap ketiga pemerintah berikan insentif PPnBM 25 persen dari tarif.


Kembali ke atas