Hati-Hati! Ini Efek Terlalu Sering Semir Ban

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 14 April 2020

Hati-Hati! Ini Efek Terlalu Sering Semir Ban

momobil.id – Proses semir ban dilakukan oleh sebagian orang setelah mencuci mobilnya. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan tamplan ban yang lebih mengkilap. Meskipun memberikan tampilan yang kinclong pada ban, penggunaan semir ban terlalu sering dapat memberikan efek kurang baik bagi ban itu sendiri. Dalam semir ban terkandung bahan-bahan kimia yang dapat merusak karet ban jika digunakan terus menerus. Berikut adalah efek yang akan terjadi ketika terlalu sering semir ban.

Warna Ban Lebih Kusam

Pada awalnya, warna ban setelah disemir memang sangat bagus, dan menghasilkan warna lebih hitam dibanding biasanya. Namun, jika digunakan secara berlebih dapat mengakibatkan dampak buruk. Salah satunya adalah warna ban terlihat lebih kusam, bahkan belang jika penggunaannya tidak merata. Hal ini disebabkan karena bahan kimia pada semir mobil yang berbahaya bila digunakan secara terus menerus. Pengemudi disarankan untuk menggunakan semir ban sesekali saja dan tidak berlebihan.

Ban Mudah Retak

Kerusakan yang umum terjadi jika menggunakan semir ban berlebihan adalah dinding ban yang mudah retak. Dinding ban yang retak ini sangat berbahaya, karena dapat mengakibatkan bocor halus, bahkan pecah ban. Ban retak ini juga dapat terjadi apabila kualitas semir ban yang digunakan kurang bagus. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih semir ban dengan kualitas yang bagus dan tidak sembarangan.

Baca Juga : Jangan Tunggu Sampai Terbakar, Ini Tips Merawat Lampu Mobil

Ban Menjadi Lebih Licin

Pengaplikasian semir ban yang tidak sesuai akan berbahaya. Kepala Mekanik Tim Balap Pertamax Turbo GRT, Hadi Taruna mengatakan bahwa pengaplikasian semir ban yang terlalu lebar sampai menyentuh tapak ban, dan terlalu tebal dapat mengakibatkan permukaan ban menjadi lebih licin. Hal ini khususnya dapat dirasakan saat kondisi hujan.

“Jadi, jika memang ingin pakai semir ban sebaiknya harus sangat teliti dalam pengaplikasiannya. Olesnya jangan terlalu lebar sampai menyentuh tapak ban. Karena bisa licin kalau hujan. Makanya, mobil-mobil balap itu rata-rata juga tidak pernah disemir bannya, karena bahaya bisa tidak nge-grip saat di lintasan,” ungkap Hadi dilansir dari kumparan.com.



Kembali ke atas