Hindari Mengisi Bahan Bakar ketika Hujan dan Angin Kencang

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 30 September 2020

Hindari Mengisi Bahan Bakar ketika Hujan dan Angin Kencang

momobil.id – Ketika bahan bakar hampir habis dan harus isi BBM saat cuaca sedang hujan deras, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengemudi.

Hujan deras beserta angin kencang akan menghadirkan masalah ketika isi BBM saat berada dalam situasi seperti itu. Seperti diketahui, bahan bakar tak boleh tercampur dengan air karena akan menimbulkan masalah pada mesin bila terisap.

Hal ini disampaikan Samsudin, National Technical Service Astra Peugeot yang menyebutkan bahwa sebaiknya hindari mengisi bahan bakar saat hujan deras disertai angin kencang. “Benar, musim hujan seperti ini kadang sulit diprediksi, kalau hujan ditambah angin kencang sebaiknya jangan isi bahan bakar,” kata Samsudin seperti dilansir GridOto.

“Angin kencang tersebut akan membawa air hujan masuk ke dalam tangki saat mengisi bahan bakar dari nozzle,” tambahnya.

Karena saat proses pengisian, ada celah yang bisa dimasuki oleh air hujan yang terbawa angin. Bila air hujan terlalu banyak masuk ke dalam tangki saat proses pengisian, kemungkinan mobil bisa saja bermasalah seperti mesin brebet.

Lebih berbahaya lagi bila air tercampur dengan bahan bakar diesel. “Bahan bakar diesel itu sangat sensitif dengan air. Pada mobil dengan teknologi common rail bisa bikin injektor mampat,” jelas Andrie Cahyadi selaku pemilik bengkel spesialis X-Boost Station di Harapan Jaya, Bekasi.

Baca juga: Benarkah Isi BBM Sampai Luber Punya Dampak Negatif?

Injektor yang mampat bisa bikin kerusakan pada komponen dalam injektor. “Maka dari itu sebaiknya hindari agar tidak ada air yang masuk ke dalam tangki bahan bakar,” ujarnya.

Adapun jika sisa bensin sudah tersisa satu bar atau jarum pada fuel meter sudah menyentuh indikator E alias empty (kosong), maka dalam kondisi tersebut lampu indikator bensin akan menyala.

Setiap kendaraan, umumnya memiliki reservoir (Res) yang merupakan bahan bakar minyak (BBM) cadangan yang terdapat di dalam tangki. Dengan cadangan bahan bakar tersebut, mobil bisa melaju meski lampu indikator bensin menyala.

Jika lampu indikator bensin menyala maka bensin di tangki tinggal tersisa lima literan. Setiap pengendara harus tahu setiap kendaran itu memiliki cadangan BBM yang berbeda saat lampu indikator bensin berkedip.


Kembali ke atas