Ingin Beli Mobil Bekas untuk Lebaran? Pertimbangkan Tip Berikut Ini

momobil.id - Selama bulan puasa, penjualan kendaraan roda empat cenderung mengalami peningkatan baik untuk unit baru atau unit bekas. Bagi yang membeli mobil baru, hal utama yang perlu diperhatikan adalah tanggal pemesanan mobil yang tidak terlalu mepet dengan tanggal Lebaran. Tujuannya, agar surat-surat kendaraan sudah ada di tangan sebelum hari raya Idul Fitri.

Namun hal ini tidak berlaku bagi mereka yang membeli mobil bekas. Untuk masalah surat-surat, calon pembeli sudah bisa memeriksanya sedari awal. Salah satu tantangan yang harus dihadapi para calon pembeli mobil bekas adalah kondisi mobil itu sendiri.

Bagi mereka yang ingin mudik, kendaraan dengan kondisi prima tentu menjadi syarat wajib agar tidak kerepotan selama menempuh perjalanan. Karena itu, calon pembeli harus mampu memastikan kondisi mobil yang ingin dibeli benar-benar dalam keadaan prima dan tidak banyak 'PR'. Guna memastikan hal tersebut, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebelum membeli mobil bekas incaranmu. Berikut beberapa tip yang bisa dicoba.

Gunakan jasa inspeksi independen

Ilustrasi jasa inspeksi independen Ilustrasi jasa inspeksi independen

Setiap penjual mobil bekas rata-rata mengatakan kondisi mobilnya bagus dan tidak banyak 'PR'. Namun ada baiknya kamu tak langsung mempercayai klaim tersebut. Untuk membuktikannya, kamu bisa menyewa jasa inspeksi mobil independen. Laporan yang diberikan usai inspeksi biasanya cukup lengkap. Mulai dari pemeriksaan surat kendaraan, nomor rangka, kondisi mesin, hingga kondisi eksterior dan interior. Saat ini ada beberapa platform yang menyediakan layanan tersebut. Cara pemesannya pun cukup mudah. Kamu bisa mengisi formulir registrasi secara online dan selanjutnya kamu akan dihubungi oleh petugas dari penyedia jasa tersebut. Untuk harganya cukup bervariasi, tergantung tipe mobil yang akan diperiksa. Namun biasanya berkisar ratusan ribu rupiah untuk sekali inspeksi. Salah satu kekurangan jika kamu menggunakan jasa ini adalah menentukan waktu inspeksi. Kegiatan inspeksi tidak bisa dilakukan saat itu juga usai pemesanan karena kamu harus mencocokkan jadwal antara petugas inspeksi dengan pemilik mobil incaranmu.

Periksa di bengkel resmi

Ilustrasi bengkel resmi Ilustrasi bengkel resmi

Jika tak ada waktu menunggu jasa inspeksi, kamu bisa memanfaatkan layanan general check up di bengkel resmi. Negosiasikan hal ini dengan pemilik mobil bahwa kamu harus memastikan kondisi mobil di bengkel resmi sebelum memutuskan jadi membeli atau tidak. Jika pemilik mobil setuju, biasanya kamu akan diminta pemilik mobil untuk meninggalkan KTP atau identitas lainnya selama kamu memeriksa mobil tersebut di bengkel resmi. Lalu, berapa biaya general check up di bengkel resmi? Sebagai gambaran, Auto2000 menerapkan biaya tergantung jenis layanannya. Untuk pengecekan mesin yang mencakup pemeriksaaan CO, busi, air cleaner, hingga oli, biayanya sebesar Rp225 ribu termasuk PPN. Untuk pengecekan kaki-kaki, biayanya juga Rp225 ribu sehingga jika ditotal sebesar Rp450 ribu.

Beli di penjual terpercaya

Ilustrasi penjual terpercaya Ilustrasi penjual terpercaya

Harga murah menjadi daya tarik utama dalam pertimbangan seseorang membeli mobil bekas. Namun ada baiknya kamu tak langsung tergiur jika ada yang menawarkan mobil bekas dengan harga yang sangat miring. Sebelum memutuskan membeli, kamu berhak mengetahui secara rinci kelengkapan dan keabsahan surat-surat kendaraan, serta kondisi mobil tersebut. Jika jawaban penjual meragukan atau ada pertanyaan penting yang tak bisa dijawab, lebih baik kamu mencari mobil bekas lain. Profil penjual juga patut kamu perhatikan. Kamu bisa membeli langsung ke penjual perorangan, atau ke showroom mobil bekas yang telah memiliki reputasi positif.

Baca Juga: Apa saja yang terjadi di Telkomsel IIMS 2019? Simak rangkumannya di artikel ini

Hitung biaya perbaikan

Ilustrasi perhitungan biaya Ilustrasi perhitungan biaya

Tak semua mobil bekas dijual dalam kondisi prima. Biasanya, ada 'PR' yang harus dikerjakan oleh pemilik berikutnya usai membeli mobil tersebut. Besar atau tidak 'PR' mobil tersebut, tergantung kemampuan finansial calon pembeli. Jika kamu merasa ongkos perbaikan yang harus dikeluarkan cukup mahal, lebih baik cari mobil lain. Namun jika ongkos perbaikan dirasa masih bisa kamu handle, silakan membeli mobil tersebut. Beberapa 'PR' yang ada pada mobil incaranmu juga bisa kamu manfaatkan untuk menawar harga ke penjual agar lebih murah.

Penulis: Danang Setiaji

Sumber gambar: IST

Berita Terbaru

  • Periksa Komponen Mobil Berikut Sebelum Berangkat Mudik
    • 20 May 2019
  • Pilih-pilih Karpet 'Mie' Berbahan PVC Coil untuk Mobil
    • 20 May 2019
  • Asyik, Mudik Lebaran 2019 Bisa Lewat Tol Trans Jawa! Ini Tarifnya
    • 17 May 2019
  • Mengapa Sebaiknya Mencopot Stiker Barcode di Kaca Mobil?
    • 17 May 2019
  • Tertarik Kunjungi GIIAS 2019? Tiketnya Bisa Beli Online di Blibli.com
    • 15 May 2019