Gunakan Defogger Terus Menerus Bisa Mengakibatkan Kaca Belakang Retak

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 7 January 2020

Gunakan Defogger Terus Menerus Bisa Mengakibatkan Kaca Belakang Retak

momobil.id – Visibilitas pengemudi mobil mungkin bakal sedikit terganggu ketika berkendara saat musim hujan. Gangguan ini biasanya terasa ketika hendak melihat ke kaca belakang yang tertutup embun. Guna mengatasi gangguan tersebut, beberapa pabrikan telah melengkapi mobil buatannya dengan defogger pada kaca belakang agar visibilitas mengemudi menjadi lebih jelas.

Defogger pada bagian belakang mobil berbentuk seperit garis-garis tipis melintang horizontal dari atas sampai bawah. Garis tersebut sebenarnya merupakan kawat tipis yang berfungsi sebagai kondensator panas agar embun tidak menempel di kaca akibat perbedaan suhu di dalam kabin dan di luar ruangan.

Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup menekan tombol defogger yang berbentuk tiga garis panah. Namun pemilik kendaraan perlu mengatahui bahwa beberapa mobil tidak melengkapi defogger dengan arus pemutus otomatis. Artinya, pemilik mobil harus menekan kembali tombol defogger untuk mematikannya.

Jika pemilik mobil sampai lupa mematikan dan defogger menyala terus menerus, maka hal tersebut berpotensi membuat kaca belakang mobil menjadi retak. Seperti dilansir laman resmi Daihatsu, hal itu dipicu pemuaian akibat perubahan suhu yang ditimbulkan garis-garis defogger. Akibat lain dari penggunaan defogger terus menerus adalah aki mobil yang cepat melemah. Hal ini karena defogger masuk dalam daftar komponen yang cukup besar menggunakan arus listrik. Penggunaan defogger akan membuat aki harus menyuplai tenaga ekstra.

Tips merawat defogger

Tak seperti defogger kaca depan yang bebas perawatan, defogger bagian belakang membutuhkan perawatan khusus. Hal ini karena cara kerja defogger kaca belakang tak seperti defogger kaca depan, yang bisa memanfaatkan hembusan pendingin udara lewat kisi-kisi dashboard.

Seperti diketahui, defogger kaca belakang berbentuk garis-garis tembaga yang menempel pada kaca. Pemilik mobil perlu memeriksa apakah elemen tembaga tersebut masih menempel utuh atau tidak. “Garis-garis ini bisa rusak. Salah satunya karena proses pemasangan kaca film yang tidak benar,” ujar Kepala Bengkel Auto2000 Krida, Rudi Ganefia, seperti dilansir Kompas.com.

Baca Juga: Penggemar Modifikasi Audio Perlu Perhatikan Hal Ini agar Aki Mobil Tidak Tekor

Selain memeriksa tembaga, pemilik mobil sebaiknya juga memperhatikan bagian soket yang berada di tepian defogger. Bagian ini harus dijaga jangan sampai basah agar tidak terjadi korslet. Untuk membersihkannya, cukup dilap saja menggunakan lap chamois atau microfiber. Rudi juga menyarankan agar mematikan defogger saat cuaca terik guna menghindari risiko kaca mobil pecah akibat terlalu panas.

Sumber gambar: Shutterstock

mobil terkait

Rp 187.000.000

Individu

BEKASI

Rp 105.000.000

Individu

BEKASI

Rp 187.000.000

Individu

BEKASI

Rp 225.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 305.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 169.000.000

Individu

BEKASI


Kembali ke atas