Ini Akibatnya Jika Membiarkan Tangki Bensin Terlalu Lama Kosong

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 22 May 2020

Ini Akibatnya Jika Membiarkan Tangki Bensin Terlalu Lama Kosong

momobil.id – Selama pandemi COVID-19, ada masyarakat yang memilih bekerja dari rumah sehingga jarang menggunakan mobil untuk bepergian. Hal ini tak masalah asal mobil sesekali dipanaskan. Yang menjadi masalah yakni jika tangki bensin mobil dibiarkan kosong dalam waktu lama.

Ada beberapa dampak negatif yang bisa terjadi jika terlalu lama membiarkan tangki bensin mobil kosong terlalu lama. Dampak negatif pertama yakni dapat merusak pompa bensin. Alasannya, selain berfungsi sebagai bahan bakar, bensin juga memiliki fungsi lain yakni sebagai pendingin pompa.

Jika tangki selalu kosong, maka pompa tidak akan terendam oleh bensin. Akibatnya pendinginan terhadap pompa jadi tidak berjalan semestinya sehingga berpotensi pompa bensin rusak sebelum waktunya.

Dampak negatif kedua yakni bisa memicu korosi pada tangki. Korosi atau karat tersebut muncul lantaran adanya ruang kosong yang terlalu lebar di dalam tangki karena volume bensin terlalu sedikit. Hal ini menyebabkan bensin menjadi mudah menguap sehingga akan menimbulkan karat pada dinding tangki.

Efek negatif ketiga, tangki bahan bakar yang kosong atau kurang dari seperempat juga bisa berdampak pada indikator kawat pelampung. Posisi pelampung yang menjadi indikator bahan bakar menjadi tidak bekerja semestinya. Lama kelamaan, indikator bensin yang ada di dashboard menjadi tidak akurat.

Baca juga: Mobil Terlalu Lama Nganggur Bisa Menyebabkan Bahan Bakarnya Menjadi Basi

Adapun pengisian bahan bakar kendaraan sebaiknya jangan sampai menunggu hingga tersisa sedikit di dalam tangki. Pemilik kendaraan sebenarnya bisa kembali mengisi bahan bakar saat isinya masih tersisa setengah tangki.

Batas minimum bahan bakar yang tersisa sebaiknya seperempat tangki karena akan menjaga keawetan komponen di dalamnya. Pasalnya, tangki bahan bakar yang masih terbuat dari pelat besi tergolong rentan terhadap karat.

Ketika mengisi BBM, sebaiknya menggunakan yang non subsidi atau sesuai rekomendasi pabrikan. Dengan menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan, kondisi mesin akan lebih prima.



Kembali ke atas