Ini Alasan Mobil Harus Parkir Mundur di Tempat Parkir Umum

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 21 August 2023

Ini Alasan Mobil Harus Parkir Mundur di Tempat Parkir Umum

momobil.id – Parkiran umum, baik untuk roda dua atau roda empat, pasti tersedia di setiap fasilitas publik. Ketika memarkirkan kendaraan, pihak pengelola parkiran menyarankan pengemudi untuk memarkirkan mobil dalam kondisi parkir mundur. Lantas, apa alasan mobil harus parkir mundur di tempat parkir umum?

Alasan Mobil Harus Parkir Mundur di Tempat Parkir Umum

Parkir mundur merupakan kondisi di mana posisi bagian depan kendaraan menghadap ke sisi jalan. Kondisi ini sebaiknya dilakukan saat pengemudi memarkir mobil di lahan parkir umum karena alasan kenyamanan dan keselamatan. Berikut ini merupakan sejumlah alasannya.

1. Mengeluarkan Mobil Menjadi Lebih Mudah

Salah satu keuntungan dari parkir mundur adalah memudahkan saat keluar dari tempat parkir. Ketika parkir mundur, maka mobil menghadap ke sisi jalanan. Posisi tersebut tentu memudahkan pengemudi saat hendak keluar. Pengemudi hanya perlu menengok kanan-kiri untuk melihat arus kendaraan, kemudian memajukan mobil.

2. Memudahkan Pengemudi saat Harus Melakukan Evakuasi

Parkir mundur tentunya memudahkan pengemudi ketika hendak keluar tempat parkir, khususnya saat terjadi kejadian darurat, misalnya saat ada kebakaran atau bencana alam lainnya. Situasi akan menjadi lebih rumit apabila pengemudi harus mengeluarkan mobil dengan cara mundur.

3. Visibilitas yang Lebih Luas

Parkir mundur dianggap lebih aman karena area belakang mobil bukan jalur lalu lintas utama. Pada umumnya, area belakang digunakan sebagai jalur lalu lalang orang. Ketika pengemudi parkir mundur, maka visibilitas ke arah jalan akan lebih luas. Hal ini terjadi karena posisi bagian depan mobil menghadap ke arah jalan, sehingga tidak ada penghalang bagi pengemudi untuk melihat ke arah depan, kanan, atau kiri.

4. Adanya Beton Pembatas Parkir

Sebagian besar parkiran umum sudah dilengkapi dengan beton pembatas parkir. Beton tersebut berfungsi untuk membatasi jarak antara mobil satu dengan yang lainnya agar tidak mepet.

Meskipun demikian, tinggi beton pembatas parkir berbeda-beda di setiap parkiran umum. Mobil dengan posisi bumper depan yang lebih rendah tentu akan mengenai beton pembatas tersebut. Oleh karena itu parkir mundur lebih disarankan agar tidak mengenai beton pembatas parkir.

5. Keterbatasan Penerangan, Khususnya Parkir Basement

Pada umumnya, lokasi parkiran umum minim cahaya penerangan. Dengan parkir mundur, bagian depan mobil menghadap ke sisi jalan. Pemilik mobil dapat menggunakan lampu depan sebagai alat penerangan untuk mengetahui situasi jalan sebelum keluar dari lokasi parkir.

Baca Juga: Tips Parkir Mobil Matik yang Aman Saat di Tanjakan

Cara Parkir Mundur yang Aman

Meskipun disarankan, parkir mundur tentu menjadi hal yang cukup menyulitkan bagi pengemudi pemula. Berikut ini merupakan beberapa cara parkir mundur yang aman.

1. Nyalakan Lampu Hazard

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memposisikan mobil di depan area parkir yang kosong. Kemudian, nyalakan lampu hazard yang menandakan mobil akan mengambil posisi parkiran yang tersedia.

2. Kuasai Area Parkir

Sebelum bergerak mundur, kuasai terlebih dahulu area parkir. Tengok kanan dan kiri terlebih dahulu untuk mengetahui ke arah mana mobil akan mundur. Periksa juga bagian depan mobil ketika membelokan mobil sambil mundur untuk mencegah tabrakan.

3. Membuka Jendela Kanan dan Kiri

Ketika hendak mundur, pengemudi disarankan untuk membuka jendela kanan dan kiri. Hal ini dilakukan agar pengemudi mendapatkan visibilitas ke kaca spion yang lebih jelas.

4. Pahami Arah Belokan

Sebagian pengendara masih belum mengenali arah belok yang harus dituju ketika memarkir kendaraannya. Hal ini tentu membuat sebagian orang merusak kendaraannya, bahkan mencelakai orang lain ketika memarkir mobilnya.

Oleh karena itu, pahami arah belokan kendaraan terlebih dahulu saat menempatkan mobil ke tempat parkir. Ketika kendaraan hendak mundur ke kanan maka putarlah kemudi ke kanan, begitu pula arah sebaliknya. Selain itu, pastikan pula area di sekitar mobil benar-benar aman. Tidak terhalang tembok atau kendaraan lain yang terparkir di sekitar.

5. Mundur dengan Perlahan

Ketika memarkir mobil dalam kondisi mundur, arahkan kendaraan ke area sisi, lalu sejajarkan engsel pintu belakang dengan garis parkir. Mundurlah secara perlahan sambil memutar kemudi, kemudian sejajarkan bumper belakang dengan bagian depan mobil.

6. Meminta Bantuan Tukang Parkir

Apabila pengemudi merasa kesulitan saat memarkirkan mobil, maka mintalah bantuan tukang parkir atau orang di sekitar untuk melihat kondisi di sekitar kendaraan.

mobil terkait

Rp 177.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 277.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 137.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 168.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 120.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 90.000.000

Individu

JEMBER


Kembali ke atas