25 September 2024, 21:45 WIB
Ditulis oleh Danang Setiaji

momobil.id – Coolant alias air radiator yang beredar saat ini selalu memiliki warna. Hal ini berlaku baik untuk mobil maupun motor. Kenapa begitu?
Air radiator berfungsi untuk mendinginkan suhu di dalam mesin. Dengan begitu, suhu di dalam mesin tidak menjadi panas berlebih yang mengakibatkan overheat.
Bila melihat fungsinya yang cukup penting, maka hal ini cukup masuk akal mengapa pabrikan memberikan warna pada air radiator. Umumnya tiap pabrikan memberikan warna berbeda pada produk coolant mereka.
Ada yang berwarna kuning, biru, hijau, atau merah. Perbedaan warna bukan berarti beda khasiatnya atau berbeda keunggulannya. Alasan mengapa pabrikan memberikan warna pada air radiator yakni agar pemilik mobil lebih mudah membedakannya dengan cairan lainnya.
Jadi saat mobil mengalami kebocoran, pemilik lebih mudah mengidentifikasi apakah itu berasal dari oli, air radiator, atau air AC.
Jika mengetahui ada kebocoran pada radiator, bisa lebih cepat ditangani. Penyebab radiator bocor biasanya karena faktor usia pakai yang sudah berusia 5 tahun atau lebih.
Bila kebocoran radiator dibiarkan, maka coolant di dalamnya lama kelamaan akan habis. Jika sudah habis atau berkurang jauh dari takarannya, mobil bisa mengalami overheat.
Baca juga: BMW i5 Touring Resmi Mengaspal, Harga Rp2,2 Miliar Off The Road
Mobil yang mengalami overheating bukan sesuatu yang bagus. Apalagi jika kondisi ini terus menerus dibiarkan. Lama kelamaan kerusakan bisa merembet ke komponen lain seperti kepala silinder yang berubah bentuk hingga blok mesin menjadi melenting.
Itu sebabnya, volume air radiator juga perlu dicek secara berkala. Jika sudah berkurang dan tak ada kebocoran, maka segera ditambah sesuai takarannya.
Mobil Baru
Mobil Bekas
Tukar Tambah
Bandingkan
Test Drive
Simulasi Kredit