Ini Syarat Ubah STNK dan BPKB Apabila Mengubah Warna Kendaraan

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 30 June 2020

Ini Syarat Ubah STNK dan BPKB Apabila Mengubah Warna Kendaraan

momobil.id – Untuk mempermanis kendaraan yang dimiliki, pemilik terkadang melakukan modifikasi pada kendaraannya. Modifikasi itu dilakukan baik pada eksterior, interior, maupun mesin, bahkan ada yang sampai mengubah warna asli dari kendaraan. Meskipun demikian, ada hal yang harus diperhatikan bagi pemilik kendaraan yang ingin memodifikasi kendaraannya. Spesifikasi kendaraan yang dimiliki harus sesuai dengan dokumen Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Apabila spesifikasi kendaraan berbeda, maka pemilik kendaraan harus mengubah STNK dan BPKB. Ubah STNK dan BPKB tentu memiliki syarat yang wajib dipenuhi. Apabila STNK dan BPKB tidak sesuai dengan wujud kendaraan, maka kendaraan bisa saja ditilang ketika kepergok di jalanan.

Peraturan tentang perubahan STNK dan BPKB ini mengacu pada Undang Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 64. Dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa setiap kendaraan yang melakukan perubahan identitas kendaraan atau pemilik, termasuk ganti warna wajib melakukan registrasi ulang. STNK merupakan bukti bahwa kendaraan yang dimiliki legal dan layak beroperasi di jalanan.

Persyaratan Ubah STNK dan BPKB

Persyaratan yang wajib dipenuhi untuk mengubah STNK dan BPKB tidaklah banyak. Seluruh persyaratan ini wajib dilakukan bagi pemilik yang hendak melakukan perubahan pada identitas kendaraannya. Syarat utama ubah STNK dan BPKB adalah pemilik kendaraan harus membawa kendaraan untuk dilakukan cek fisik. Setelah itu, pemilik kendaraan mengisi formulir permohonan perubahan identitas kendaraan. Pemilik kendaraan juga perlu membawa surat dan dokumen lain seperti KTP asli, STNK, dan BPKB asli. Tidak lupa pemilik kendaraan membawa surat keterangan dari bengkel pengecatan disertai dengan salinan SIUP dan NPWP milik bengkel pengecatan.

Baca Juga : Ketahui Aturan Baru Mendapatkan SIKM: Wajib Tes COVID-19 Melalui CLM

Biaya yang Dikeluarkan

Perubahan STNK dan BPKB tentu ada biaya yang harus dikeluarkan. Tarif yang dikeluarkan oleh pemilik mobil mengacu pada Peraturan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pada Kendaraan roda dua atau tiga, tarif yang dikeluarkan untuk penerbitan STNK baru yaitu Rp 100 ribu. Bagi kendaraan roda empat, biaya yang dikeluarkan untuk penerbitan STNK baru sebesar Rp 200 ribu. Untuk pengesahan STNK, tarif bagi kendaraan roda dua atau tiga sebesar Rp 25 ribu, sedangkan kendaraan roda empat atau lebih sebesar Rp 50 ribu. Sedangkan untuk penerbitan BPKB bru, tarif bagi kendaraan roda dua atau tiga sebesar Rp 225 ribu, sedangkan kendaraan roda empat atau lebih sebesar Rp 375 ribu.

Sumber gambar: kompas.com



Kembali ke atas