Ini Tiga Jenis Modifikasi Mobil yang Bisa Gugurkan Garansi

Ditulis oleh : Agita Bela Hakiki | 22 January 2021

Ini Tiga Jenis Modifikasi Mobil yang Bisa Gugurkan Garansi

momobil.id – Modifikasi mobil sudah menjadi hal yang sering kita jumpai. Para pemilik mobil memutuskan untuk memodifikasi mobilnya demi tampilan yang unik dan berbeda. Namun perlu dicatat, bahwa ada beberapa modifikasi mobil yang bisa gugurkan garansi lho!

Instalasi audio

Modifikasi audio menjadi modifikasi yang paling banyak digandrungi para pemilik mobil. Pemasangan head unit, LED screen, dan audio menjadi penunjang untuk meningkatkan perfroma audio dan multimedia dalam mobil.

Namun, modifikasi ini juga dapat menimbulkan dampak negatif pada mobil. Jika tidak sesuai standar dan spesifikasi, modifikasi ini bisa menyebabkan banyak masalah seperti aki tekor bahkan korsleting listrik. Pemasangan yang tidak tepat akan membuat beban di wiring system menjadi tidak normal dan bisa menyebabkan mobil terbakar.

Pelek berukuran besar

Ilustrasi pelek besar | Source: rs-speed.net

Modifikasi mobil paling umum yang bisa gugurkan garansi adalah penggunaan pelek berukuran besar. Penggunaan pelek ini tentunya tidak sesuai standar karena memberikan beban berlebih pada kaki-kaki mobil, baik kemudi maupun peredam kejut.

Baca juga: Ingin Modifikasi Interior Mobil? Kenali Dulu Risikonya

Klaim garansi Sahabat Momo bisa ditolak jika ada masalah pada kaki-kaki mobil yang menggunakan pelek besar yang tidak sesuai standar. Selain itu, alasan keselamatan juga menjadi faktor utama jika menggunakan pelek berukuran besar. Alangkah baiknya jika tetep menggunakan pelek sesuai standar demi kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.

Piggyback

Ilustrasi piggyback pada mesin mobil

Salah satu alasan untuk memodifikasi mobil adalah karena ingin meningkatkan performa mobil agar lebih responsif dan bertenaga. Penggunaan perangkat elektronik tambahan berupa chip microcomputer atau yang biasa dikenal dengan sebutan piggyback merupakan salah satu jalan pintas untuk meningkatkan performa mobil.

Pemasangan piggyback ini membuat engine control unit (ECU) bekerja lebih keras. Ini bisa berdampak kepada ECU yang rusak bahkan jebol. Jika ditemukan kerusakan pada ECU akibat pemasangan piggyback, maka kalim garansi akan hangus. Biaya servis ECU juga tergolong mahal. Oleh karena itu, sebaiknya tetap gunakan mesin yang sesuai standar dari pabrikan.


Kembali ke atas