Bukan Sekedar Gaya-gayaan, Ini Tujuan Melakukan Modifikasi Camber Pada Mobil

Ditulis oleh : Hizkia Oloan Panjaitan | 11 December 2019

Bukan Sekedar Gaya-gayaan, Ini Tujuan Melakukan Modifikasi Camber Pada Mobil

momobil.id – Pernahkah kamu melihat mobil dengan roda yang keluar dari fender dan terlihat miring? Modifikasi mobil seperti ini disebut Camber. Sederhananya, modifikasi ini merupakan penyetelan pada sudut-sudut geometri roda (wheel aligment). Sudut Camber itu sendiri adala kemiringan roda-roda depan kendaraan bagian atas terhadap garis vertikal jika dilihat dari bagian depan mobil.

Sumber Gambar: Motor1

Modifikasi Camber biasanya dilakukan agar mendapat kedalaman sudut yang sangat tebal, agar roda bisa masuk ke dalam fender mobil. Bisa dipastikan, modifikasi ini bisa menyebabkan mobil berguncang tidak wajar.

Efek pertama akan dirasakan ketika menggunakan mobil modifikasi camber adalah bantingan suspensi yang jadi lebih keras. Pemilik mobil juga harus bersiap body mobilnya akan mendapat ‘luka’ ringan atau bahkan ‘luka’ parah akibat ground clearance yang terlalu rendah.

Menerapkan modifikasi ini juga akan membuat umur rodamenjadi lebih pendek karena roda menahan beban hanya pada bagian dalam saja. Otomatis, hal ini turut membuat umur kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek alias gampang rusak.

Dalam dunia modifikasi, tak sedikit pemilik mobil yang melakukan modifikasi camber agar terlihat mencolok. Namun sebenarnya modifikasi ini bukan hanya sekedar untuk mencuri perhatian saja. Menerapkan modifikasi camber dalam dunia balap mobil sangat penting untuk menambah daya saing di lintasan balap. Hampir semua mobil yang mengikuti turnamen balap baik itu touring, slalom, maupun drifting, rata-rata menerapkan pengaturan sudut camber supaya hasil yang didapat lebih sempurna.

Peranan camber dalam dunia balap mobil sangat berpengaruh karena berguna mengatasi masalah pada saat mobil melakukan cornering. Yang harus dilakukan ialah mengatur camber agar sesuai dengan grip yang didapat. Umumnya sudut camber yang dipakai pada sebuah mobil balap ialah sudut camber negatif.

Sumber Gambar: RaceProducts

Selagi melakukan pengaturan camber pada roda, mekanik dan pebalap itu sendiri sangat berperan penting. Sang pembalap harus memberi masukan yang tepat, dan mekanik pun harus bisa menerima komplain tersebut dan mengaplikasikannya ke dalam pengaturan camber.

Jenis sudut camber

Sudut camber itu sendiri terbagi menjadi tiga macam yakni sudut camber positif, sudut camber negatif, dan sudut camber nol (netral).

Sumber Gambar: ResearchGate
  • Camber Positif
Sumber Gambar: CarThrottle

Camber positif merupaan kemiringan garis tengah roda pada bagian atas ke arah luar terhadap garis vertikal bila dilihat dari arah depan mobil. Camber positif berguna mengimbangi bagian bawah pada roda yang tertarik ke arah luar, pada saat mobil mulai ada beban dan berjalan. Pada kasus ini, ketika mobil berjalan dan ada beban maka roda akan tertarik ke arah dalam, jadi beban mobil akan tertumpu pada spindel dengan dudukan yang benar. Maka dari itu, sudut camber positif dalam pengaturan yang benar akan mempengaruhi beberapa hal berikut:

  1. Mobil akan tetap berjalan lurus meskipun roda kemudi dilepas.
  2. Dapat mencegah supaya roda-roda mobil tidak terjadi slip.
  3. Saling membantu untuk memperingan kemudi mobil.
  4. Mencegah roda-roda mobil supaya tidak lepas.
  • Sudut camber negatif
Sumber Gambar: Stancenation

Camber negatif ialah kemiringan garis tengah pada roda bagian atas ke arah dalam terhadap garis vertikal jika dilihat dari depan mobil. Camber Negatif biasa digunakan pada mobil penggerak depan atau Front Wheel Drive (FWD) agar dapat mengurangi terjadinya kemiringan kendaraan ketika membelok dan juga menyempurnakan kemampuan berbelok dari mobil. Tapi jika pengaturannya terlalu negatif, maka dapat menimbulkan beberapa hal berikut:

  1. Roda pasti lebih haus pada bagian dalam.
  2. Kemudi menjadi berat ketika diputar.
  3. Akan menimbulkan suara abnormal saat kendaraan berbelok.
  • Sudut camber nol
Sumber Gambar: CarId

Nah, sudut Camber Nol itu sendiri adalah garis tengah roda sejajar dengan garis vertikal. Jika sudut camber pada mobil diatur nol, maka jika mobil mempunyai beban dan berjalan, roda pada bagian bawah akan semakin tertarik ke arah luar sehingga beban pada mobil pasti tertumpu pada bagian luar spindel. Hal ini berakibat pengemudian menjadi berat serta bisa membuat roda slip.

Baca Juga: Sebelum menyalakan pendingin udara, perlukah memanaskan mobil?

Adapun camber bukan satu-satunya yang menentukan grip pada mobil. Ada faktor lain seperti aligment, shockbreaker, dan juga stabilizer.

Sumber gambar: Suspension Secrets



Kembali ke atas