Jangan Direndam Bensin, Begini Cara Membersihkan Busi

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 30 April 2020

Jangan Direndam Bensin, Begini Cara Membersihkan Busi

momobil.id – Busi merupakan komponen penting agar mobil bisa menyala normal. Pemilik kendaraan perlu memperhatikan bagian yang satu ini guna menghindari mobil mendadak mogok. Sembari ngabuburit menunggu buka puasa, pemilik kendaraan bisa mulai merawat busi mobil dengan cara membersihkannya.

Fungsi utama busi adalah memberikan percikan api ke dalam ruang bakar mesin. Percikan tersebut akan memicu pembakaran di dalam ruang bakar dan menyulut pembakaran bensin serta udara yang terkompresi dalam tekanan tinggi. Hasil dari ledakan yang terjadi di ruang bakar ini akan diubah oleh piston menjadi tenaga mekanik yang akan menggerakkan mobil.

Merawat busi mobil sembari ngabuburit cukup mudah dilakukan karena hanya membutuhkan kunci busi dan perlengkapan tambahan. Busi sebaiknya segera dibersihkan ketika bagian kepalanya sudah hitam dan dipenuhi arang sisa-sisa pembakaran.

Saat kepala busi sudah menghitam, elektroda busi akan sulit mengalirkan listrik hingga membuat kendaraan sulit dihidupkan. Namun jika bingung menentukan kapan waktu membersihkan busi, proses ini bisa dilakukan setiap kendaraan menempuh jarak 4.000 km.

Tahap pertama membersihkan busi adalah memastikan mesin kendaraan dalam kondisi dingin. Jika masih panas, sebaiknya tunggu hingga dingin. Kedua, buka busi dengan menggunakan kunci busi, kemudian siram sedikit bagian kepala busi dengan bensin. Ingat, siram sedikit saja.

Ketiga, bersihkan kerak atau sisa karbon pembakaran dengan sikat kawat. Lakukan hingga bersih, dan siram kembali busi untuk menghilangkan sisa-sisa kerak tersebut. Keempat, semprot busi dengan kompresor, dan keringkan. Cek apakah masih mengeluarkan api atau tidak. Jika apinya masih bagus, maka busi bisa digunakan kembali.

Seperti dilansir situs resmi Suzuki, jangan merendam busi di dalam bensin. Pasalnya cara ini bisa mengikis elektroda pada busi dan membuatnya cepat rusak. Seperti disebutkan di atas, caranya bukan direndam, namun disiram saja agar sisa karbon pembakaran mudah dibersihkan.

Baca juga: Cara Kerja Seat Belt Pretensioner Ketika Terjadi Benturan Keras

Selain itu, hindari membersihkan busi dengan mengamplas bagian elektrodanya atau memajukan dan memundurkan bagian kepala busi untuk mendapatkan api yang lebih besar. Cara ini justru akan membuat usia pakai busi lebih singkat. Jika setelah dibersihkan ternyata busi sudah mati, maka segera ganti dengan yang baru.



Kembali ke atas