Jangan Gunakan Ban Cadangan Temporary Tire untuk Harian, Ini Alasannya

Ditulis oleh : Danang Setiaji

16 Jan 2020

momobil.id - Pemilik mobil setidaknya harus mengetahui bahwa ada beberapa jenis ban cadangan. Jenis ban cadangan tersebut yakni full size matching spare tyre, full size non matching spare tyre, dan temporary tire. Sebagai ban cadangan, tentu ada perbedaan dari tiap ban ini dengan ban utama, mulai dari beda ukuran hingga beda velg.

Ban cadangan full size matching spare tyre dan full size non matching spare tyre memiliki ukuran yang sama persis dengan ban utama. Bedanya, full size non matching spare tyre menggunakan velg kaleng dan bukan velg alloy seperti ban utama. Sementara ban cadangan jenis temporary tire, menggunakan velg kaleng dan beda ukuran dengan ban utama. Tujuannya agar lebih menghemat ruang penyimpanan.

Karena fungsinya hanya sebagai ban sementara, pemilik mobil sebaiknya tidak menggunakan ban cadangan jenis temporary tire untuk digunakan sehari-hari dalam waktu yang lama. Menurut On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal, penggunaan ban temporary untuk kegiatan sehari-hari bisa berbahaya karena ukurannya tidak selebar ban utama.

"Hal ini karena ban itu memang khusus dibuat untuk pemakaian sementara, sambil menunggu ban utamanya diganti atau diperbaiki," ujar Zulpata seperti dilansir Kompas.com.

Selain beda ukuran, ban cadangan temporary juga memiliki traksi yang berbeda. Pengemudi bisa merasakannya dari pengendalian, handling, stability, hingga kemampuan pengereman. Kualitasnya pasti di bawah ban utama. Karena itu, Zulpata mengingatkan bahwa pemilik mobil juga harus membatasi kecepatan ketika menggunakan ban temporary yakni maksimal 80 km/jam.

"Dari segi estetika juga kurang menarik. Biasanya ban temporary dipasang di pelek yang kurus, dari besi. Kadang warnanya mencolok, ad ayang kuning, biru, atau ada tulisan besar temporary di peleknya," tuturnya.

Pendapat senada juga disampaikan Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi. Menurutnya ban cadangan memiliki ukuran tapak yang lebih tipis, atau bahkan setengah dari ban biasanya. "Karena namanya ban cadangan, hanya dipakai sampai ke tukang tambal ban saja. Ban ini tidak bisa digunakan untuk harian," ucapnya.

Baca Juga: Gunakan Defogger Terus Menerus Bisa Mengakibatkan Kaca Belakang Retak

Mengenai batas kecepatan, Didi juga sepakat agar kendaraan tidak dipacu dengan kecepatan yang terlalu tinggi ketika menggunakan temporary tire. Jika lebih dari 80 km/jam, maka bisa berbahaya karena lebar ban ini hanya setengah dari ban utama. "Makanya di ban tertulis kecepatan maksimal 80 km/jam," jelasnya.

Tips merawat ban cadangan

Ilustrasi ban mobil
Ilustrasi ban mobil

Lantaran jarang digunakan, ban cadangan harus diberi tekanan udara yang lebih tinggi dari ban utama. Misalnya untuk mobil keluarga dengan kapasitas tujuh penumpang, tekanan udara ban serep yang disarankan adalah 44 Psi atau 300 kPa (3.0 Kgf/Cm2).

Menurut Zulpata, melebihkan tekanan udara pada ban cadangan bertujuan untuk menghindari penyusutan tekanan angin. Angka 300 kPa adalah tekanan udara yang direkomendasikan. "Supaya lebih aman, gunakan nitrogen karena bisa menyimpan angin lebih lama. Perawatan lainnya sama saja dengan ban utama," kata Zulpata.

Sedangkan bagi pemilik ban cadangan yang ukurannya sama dengan ban utama, maka sesekali coba digunakan untuk harian agar ban tersebut ikut terotasi. "Jadi saat menggunakan ban cadangan, pengendalian mobil tidak begitu berpengaruh. Selain itu juga bisa membuat ban lebih awet," ucapnya.

Sumber gambar: Shutterstock

  • Featured Article
  • Ban Serep Mobil
  • ban serep
  • ban cadangan
  • jenis ban serep

Cari Mobil

Baru
Bekas
2010
2020

Actions

Mobil yang disarankan

Rp 107,000,000

Dealer

medan

Rp 122,000,000

Dealer

medan

Rp 172,000,000

Dealer

medan

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... karena hanya momobil.id satu-satunya used-car marketplace atau e-commerce otomotif yang memberikan layanan pembiayaan sendiri dan terpercaya dari Adira Finance yang berkomitmen menjadi perusahaan pembiayaan terbaik dan terdepan di Indonesia. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi beli mobil bekas atau kredit mobil bekas di momobil.id.
Sebagai salah satu automotive marketplace atau situs jual beli mobil terbaik di Indonesia, momobil.id hadir untuk memberi solusi bagi penjual dan pembeli mobil bekas di Tanah Air, karena tak bisa dipungkiri bahwa pasar mobil bekas di Tanah Air masih sangat menjanjikan dan bila dikelola dengan baik akan turut berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi bangsa. Untuk itulah, Adira Finance melalui momobil.id ambil bagian dalam kontribusi tersebut, dengan membantu para penjual dalam memperluas pangsa pasar mereka secara digital (memasarkan atau menjual mobil bekas mereka ke seluruh Indonesia). Sedangkan untuk pembeli, momobil.id membantu dalam memberikan pilihan mobil bekas berkualitas, memberikan berbagai berbagai promo menarik, serta memberikan layanan pembiayaan atau kredit mobil bekas terbaik dan terpercaya dari Adira Finance.
Jadi, mo cari mobil bekas? Mo kredit mobil bekas? Atau mungkin, mo jual mobil bekas? Pilih momobil.id aja! Jual beli mobil: Mudah, aman, dan nyaman!
Read More

Kembali ke atas