Jangan Sembarangan Menyimpan APAR di Mobil, Perhatikan Peletakkannya

Ditulis oleh : Agita Bela Hakiki | 22 January 2021

Jangan Sembarangan Menyimpan APAR di Mobil, Perhatikan Peletakkannya

momobil.id – Seperti yang tertera pada Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor yang sudah disahkan pada 18 Februari 2020, mobil keluaran tahun 2021 wajib dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR). Oleh karena itu, penting untuk kita ketahui cara menyimpan APAR yang tepat di mobil.

Kejadian mobil terbakar yang sering kita jumpai belakangan ini mebuat para pengendara mobil harus berhati-hati. Insiden mobil terbakar bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja. Bahkan saat mobil sedang tidak digunakan sekalipun.

Semua jenis APAR bisa digunakan untuk mobil. Namun, penyimpanan APAR harus dilakukan dengan tepat, agar saat terjadi keadaan darurat APAR bisa digunakan dengan cepat. Disarankan untuk meletakkan APAR di dekat pengemudi. Lokasi penyimpanan APAR sangat berperan penting dalam efektivitas menangani kebakaran mobil.

Baca juga: Tips Cara Menggunakan APAR yang Ada pada Mobil

“Hanya masalahnya peletakkannya saja yang harus benar, artinya mudah dijangkau, tidak terpapar matahari langsung dan harus terikat,” ungkap Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada Kompas.com

Sony juga menambahkan jika peletakan APAR sebenarnya bisa di mana saja, selama tidak mengganggu kenyamanan dan aktivitas pengendara. APAR bisa diletakkan di bawah bangku penumpang depan atau di kabin belakang.

Cara menyimpan APAR yang terpenting adalah untuk meletakkannya di lokasi yang mudah dijangkau dan pastikan mudah untuk dilepas saat dibutuhkan.

“Mudah dijangkau dan terlihat, itu yang penting. Ketika terjadi percikan api, pengendara sudah bisa lebih sigap mengambil APAR, tak membutuhkan waktu lama. Dengan mudah terlihat, pengendara juga bisa mnegecek secara rutin kondisinya, terutama soal usia pakai yang harus diperhatikan,” jelas Jusri Palubuhu selaku Founder Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) kepada Kompas.com.


Kembali ke atas