Jangan Sepelekan Penggantian Minyak Rem, Ini Alasannya

Ditulis oleh : redaksi | 3 February 2020

Jangan Sepelekan Penggantian Minyak Rem, Ini Alasannya

momobil.id- Pada umumnya, banyak pengguna mobil yang lebih memperhatikan kampas, tromol, atau disc brake pada bagian kaki-kaki mobil. Padahal selain komponen-komponen itu, masih ada satu komponen lagi yang memiliki fungsi sangat penting dalam sistem pengereman, yaitu minyak rem. Ganti minyak rem perlu dilakukan secara berkala karena alasan yang cukup penting.

Pada sistem pengereman hidrolik (biasanya rem cakram), apabila tidak ada minyak rem, sistem pengereman hidrolik tidak akan dapat bekerja meskipun pengemudi sudah menginjak pedal rem berkali-kali pada mobil. Dengan kata lain, tanpa minyak rem, sistem pengereman tidak dapat bekerja sempurna dan bisa membuat rem menjadi blong.

Kapan sebaiknya ganti minyak rem?

Sama seperti komponen mobil lainnya, minyak rem mobil wajib diganti secara berkala. Kewajiban mengganti secara berkala ini karena dalam minyak rem mobil terdapat zat aditif yang memiliki masa kadaluarsa.

Tidak hanya itu saja, terlambat atau malas mengganti minyak rem bisa menyebabkan kerusakan di bagian seal master mobil. Kondisi ini jelas sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kendaraan hilang kendali atau istilah lainnya rem blong. Minyak rem pun mengandung sejumlah zat yang bisa merusak bodi kendaraan saat terjadi kebocoran.

Mengenai kapan minyak rem mobil harus ganti, idealnya penggantian dilakukan per 20.000-30.000 km sekali. Untuk biayanya, pergantian minyak rem ini tergolong murah karena hanya sekitar Rp30 ribuan hingga Rp50 ribuan saja. Harga ini tentu saja sudah termasuk ongkos pasang dan pergantian minyak rem baru.

Sebelum melakukan perbaikan, pemilik mobil juga perlu memperhatikan kualitas dari minyak rem mobil. Idealnya, minyak rem mobil bisa dikatakan berkualitas apabila:

  • Minyak rem mobil harus memiliki nilai titik didih yang tinggi agar tidak mudah menguap dan menimbulkan bulit-bulit udara.
  • Minyak rem mobil harus ramah terhadap karet seal yang berfungsi untuk mencegah kebocoran.
  • Minyak rem mobil harus dilengkapi dengan fitur khusus untuk mencegah timbulnya karat atau korosi.
  • Minyak rem mobil harus punya nilai viskositas atau kekentalan yang tepat agar saat diberikan tekanan mampu meneruskan tekanan tersebut, meskipun sedang berada dalam suhu ekstrem.
  • Minyak rem mobil tidak boleh menimbulkan endapan.

Baca Juga: Supaya Tidak Nabrak, Ini Tips Parkir Mobil Bagi Pemula

Agar perangkat rem bisa bekerja lebih maksimal, kami sarankan untuk melakukan service secara menyeluruh pada mobil. Pastikan service ini dilakukan oleh mekanik profesional di bengkel terpercaya.(Dwi Septi)

Sumber gambar: Shutterstock



Kembali ke atas