Jarang Diketahui, Ini Arti E dan F Pada Indikator Bensin

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 16 May 2020

Jarang Diketahui, Ini Arti E dan F Pada Indikator Bensin

momobil.id – Bagi pemilik kendaraan yang sering berpergian, tentunya tidak asing lagi dengan simbol yang terdapat pada speedometer. Pada panel speedometer, terdapat indikator bensin yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai kapasitas bensin kendaraan. Dalam indikator bensin, terdapat simbol huruf “E” dan “F”. Simbol huruf “E” dan “F” ini tentunya dapat dijumpai pada indikator bensin yang menggunakan analog atau digital. Bagi sebagian besar orang, huruf “F” berasal dari kata full yang berarti menandakan bahwa kapasitas bensin masih penuh. Sedangkan huruf “E” adalah empty yang berarti bensin habis.

Namun, huruf “E” pada indikator bensin tidak menandakan bahwa kapasitas bensin habis sepenuhnya. Huruf “E” merupakan sebuah pertanda bahwa bahan bakar dalam tangki tersisa 10% -15% dari kapasitas tangki secara keseluruhan. Hal ini dibenarkan oleh Tri Haryanto selaku mekanik dan pemilik bengkel Mekanik Otodidak.

“Melainkan sebuah penanda BBM yang ada di tangki itu masih tersisa 10 persen sampai 15 persen dari kapasitas tangki,” jelas Tri Haryanto dilansir dari Gridoto.com.

Sebagai contoh, jika kapasitas tangki bahan bakar mobil mencapai 30 liter, maka sisa bensin yang masih tersimpan pada tangi mobil adalah 10% dari kapasitas tangki secara keseluruhan, yaitu 3 liter. Meskipun pada tangki bensin masih ada sisa sekitar 10%, pemilik mobil harus segera mengisi kembali bensin agar penuh kembali. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kendaraan benar – benar kehabisan bahan bakar ketika sedang berkendara.

Baca Juga : 5 Tips dan Trik Mendapatkan Mobil Bekas Idaman

Jarak yang Bisa Ditempuh Ketika Indikator Bensin Menunjukkan “E”

Jika indikator bensin menunjukkan huruf E, jangan panik. Mobil masih bisa bergerak kurang lebih 30km – 60km tergantung dari kondisi jalan dan beban kendaraan. Kondisi kendaraan yang berat akan mempengaruhi jarak tempuh mobil. Penting untuk dicatat bahwa jika pengendara sering menjalankan mobil dengan keadaan indikator E, maka potensi mesin untuk rusak semakin besar. Ketika kondisi tangki bensin E, maka akan terjadi kondensasi pada tangki bensin yang menyebabkan bensin tercampur dengan air. Hal ini dapat mengakibatkan mobil mogok.



Kembali ke atas