Jaguar Land Rover Kembangkan Teknologi Anti Mabuk Perjalanan

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 20 August 2020

Jaguar Land Rover Kembangkan Teknologi Anti Mabuk Perjalanan

momobil.id – Teknologi anti mabuk yang ditujukan pada penumpang mobil kini tengah dikembangkan oleh Jaguar Land Rover (JLR). Fitur ini diharapkan bisa membuat penumpang yang berada di dalam mobil tak mengalami gejala mabuk perjalanan atau motion sickness.

Seperti dilansir OtoDriver yang mengutip Carscoops, produsen mobil asal Inggris ini pertama kali memperkenalkan teknologi anti mabuk tersebut pada akhir 2018. Mereka menerapkan sistem tersebut ke perangkat lunak kendaraan otonom. Sistem otonomnya dapat mengurangi dampak mabuk perjalanan hingga 60 persen.

Menurut JLR, mabuk perjalanan sering kali disebabkan saat mata mengamati informasi yang berbeda dari yang dirasakan telinga, kulit, dan tubuh. Sistem pada mobil otonom akan menggunakan pengereman, akselerasi dan pemosisian jalur untuk mengurangi kondisi tersebut.

“Mengatasi masalah mabuk kendaraan pada mobil tanpa pengemudi adalah kunci untuk membuka potensi besar teknologi ini bagi penumpang, yang akan dapat menggunakan waktu perjalanan untuk membaca, bekerja, atau bersantai,” kata Kepala Petugas Medis Jaguar Land Rover, Dr. Steve Iley.

Baca juga: Sejarah Panjang Perjalanan Suzuki Grand Vitara di Indonesia

Upaya JLR untuk meminimalkan mabuk perjalanan merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang dimiliki perusahaan. Pabrikan asal Inggris itu ingin membuat masyarakat lebih aman dan lebih sehat sekaligus membuat lingkungan mereka lebih bersih melalui inovasi.

“Mobilitas berubah dengan cepat, dan kami perlu memanfaatkan kekuatan kendaraan yang dapat mengemudi sendiri untuk mencapai tujuan kami, yaitu tanpa kecelakaan dan kemacetan,” ujar tambah Steve.

Adapun penyebab mabuk perjalanan juga bisa dipicu atau diperburuk oleh bau menyengat, seperti asap rokok atau pewangi kendaraan. Karena selama perjalanan tidak bisa bergerak atau menghindarinya, maka tubuh yang terkena bau akan bereaksi menolak. Reaksi tubuh biasanya terjadi ketika mual dan pusing meningkat.


Kembali ke atas